x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Bakal Lebih Mudah Mendeteksi Pelaku Kejahatan

Sri Lanka Luncurkan Layanan Terintegrasi Interpol Pertama di Asia

Selasa, 12 Juni 2012 17:18 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Sri Lanka Luncurkan Layanan Terintegrasi Interpol Pertama di Asia - Bakal Lebih Mudah Mendeteksi Pelaku Kejahatan - Logo Interpol

Logo Interpol

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sri Lanka telah meluncurkan layanan Interpol terintegrasi di Asia Selatan yang pertama. Pengumuman hal itu ditayangkan di situs Kementerian Pertahanan negeri tersebut pada Selasa (12/6/2012).

Upacara peluncuran Database Integrasi Layanan Interpol Sri Lanka dengan Sistem Kontrol Perbatasan Imigrasi dipimpin oleh Menteri Pertahanan Gotabaya Rajapaksa, tulis pengumuman tersebut.

Baca juga: Astaghfirullah, 23 persen pria di Asia memperkosa demi hiburan dan Astra terima penghargaan Asia’s Best Companies Awards

Layanan ini adalah yang terbesar di Asia Selatan dan diharapkan dapat memfasilitasi identifikasi serta pelacakan kejahatan lintas batas. Proyek ini akan dilaksanakan oleh Departemen Imigrasi dan Emigrasi Kepolisian Sri Lanka.

Sistem ini mampu menyimpan dokumen perjalanan yang dicuri atau hilang dan informasi nominal yang berisi catatan kriminal internasional yang dikenal dengan foto-foto dan sidik jari, dan bahkan dapat digunakan secara online atau offline.

Sistem yang dimulai pada tahun 2004 saat ini mempunyai 32 juta catatan pada file dan pada November 2011, 600 juta pencarian dilakukan pada database. Sebanyak 187 negara dari seluruh dunia yang terhubung ke sistem Interpol hingga saat ini. ixn/srn




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty