x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Kondisi Pelita Kudus Mengenaskan

Masih Ada Saja, Sekolah Bobrok di Jakarta

Rabu, 13 Juni 2012 16:46 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Masih Ada Saja, Sekolah Bobrok di Jakarta - Kondisi Pelita Kudus Mengenaskan -

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kondisi sekolah Pelita Kudus yang terletak di Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta memang nampak dari luar terlihat bagus. Namun bila anda masuk kedalam, anda akan di sajikan pemandangan yang sangat menyedihkan di setiap ruangan kelas baik SD, SLTP, dan SMA setiap jendela memprihatinkan terutama di ruangan SD.

“Terkadang kalo saya mengajar melihat sisi jendela dan pintu suka ngenes,jendelanya sudah pada bolong dan itupun di lapiskan plastik,di tambah lagi pintunya sudah pada rusak,tembok-temboknya sudah pada hancur” ucap Nardi guru SD Pelita Kudus, Rabu(13/6).

Baca juga: KRI Frans Kaisiepo–368 Berlayar ke Medan Tugas dan Kinerja Brimob, Polantas & TNI atasi banjir patut diacungi jempol

Sementara itu Ady Lesmana, Kepala Sekolah Pelita Kudus mengatakan kendatipun sekolah tersebut kategori swasta, setidaknya ada harapan untuk mendapatkan bantuan dari Pemprov DKI.

“Memang kalau sekolah ini di bawah naungan Yayasan, tapi boleh dong mempunyai harapan dan perhatian pemerintah DKI supaya dapat bantuan,” kata Kepsek Pelita Kudus Ady Lesmana.

”Jumlah murid keseluruhaanya dari SD sampai SMA berjumlah 300 siswa, namun kegiatan belajar berlansung lancar, cuma untuk penerimaan SMA tahun ini hanya baru 15 orang khususnya sekolah menengah Atas. Ya, maklumlah sekolah kami kebanyakan orang tuanya ekonomi kelas bawah,” tambahnya.@endang


Editor: +Catur Prasetya

Menamatkan pendidikan S1 Sastra Inggris Universitas Dr. Soetomo, redaktur yang juga penghobi berat bulutangkis…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty