Rasisme Di Piala Eropa 2012

Rasis, UEFA dan FARE Segera Lakukan Investigasi

Editor: | Minggu, 17 Juni 2012 15:31 WIB, 342 hari yang lalu



Rasis, UEFA dan FARE Segera Lakukan Investigasi - Rasisme Di Piala Eropa 2012 -

LENSAINDONESIA.COM: Rasisme di ajang Piala Eropa kali ini sepertinya bagaikan duri dalam daging yang cukup sulit untuk diberantas. Polisi atau pemerintah tidak bisa menyetir perilaku masing-masing individu. Hasilnya beberapa kasus telah terjadi.

Timnas Belanda yang dihuni oleh beberapa pemain berkulit hitam, mengalami pelecehan rasisme ketika sedang berlatih di Krakow, Polandia. Para penonton menirukan suara monyet,  setiap pemain Belanda berkulit hitam membawa bola.

Baca juga: Pele: Timnas Brazil 1970 Lebih Hebat Ketimbang Spanyol 2012 dan Noel Le Graet: Zidane Ingin Latih Timnas Perancis

Kejadian berikutnya menimpa pemain Republik Ceko, Theodor Gebre Selassle. Ia menerima ejekan rasis dari para pendukung Rusia, ketika Republik Ceko berhadapan dengan Rusia.

Ejekan rasis berikutnya menimpa striker Italia, Mario Balotelli. Balotelli mendapat hinaan rasis dari fans Spanyol, saat Italia berhadapan dengan Spanyol, Minggu (10/6).

UEFA sebagai badan sepakbola tertinggi di Eropa, mengumumkan akan segera melakukan investigasi untuk perilaku yang jelas-jelas tidak dibenarkan baik dalam sepakbola maupun dalam kehidupan.

Namun, Menteri Olahraga Rusia, Vitaly Mutko membantahnya. Vitaly menegaskan,  kalau kejadian yang terjadi saat itu tidak seperti apa yang dilaporkan.

“Saya berada ditempat kejadian. Saat itu pendukung Rusia sedang melakukan gerakan Mexican Wave. Namun, saat sampai di pendukung Ceko, gerakan tersebut terhenti. Hal tersebut membuat pendukung Rusia kecewa, yang akhirnya mengeluarkan suara ketidakpuasan kepada pendukung Ceko. Jadi bukan ke pemain Ceko,” tegas Vitaly.

Hanya saja, UEFA akan tetap bekerjasama dengan FARE (Football Againts Racism in Europe) untuk menelusuri semua kasus yang sudah terjadi.@Noviar


Editor: +Catur Prasetya

Menamatkan pendidikan S1 Sastra Inggris Universitas Dr. Soetomo, redaktur yang juga penghobi berat bulutangkis…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 


Berita Terkait:




KODAK

VIDEO