x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Janji Kang Yoto Menambah Gaji “ngedabrus”

Tragiiis … Ratusan Guru di Bojonegoro Bergaji Rp 100 Ribu per Bulan

Selasa, 19 Juni 2012 13:10 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Tragiiis … Ratusan Guru di Bojonegoro Bergaji Rp 100 Ribu per Bulan - Janji Kang Yoto Menambah Gaji “ngedabrus” -

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Nasib ratusan Guru Tidak Tetap ( GTT) di Bojonegoro sungguh tragis, pasalnya gaji mereka setiap bulanya jauh di bawah UMR Bojonegoro .

Padahal jumlah guru GTT tersebut sangat menentukan generasi anak cucu kita. Bagaimana mereka bisa bersemangat jika gaji yang mereka terima hanya berkisar Rp 100 hingga 200 ribu per bulan,  padahal mereka banyak yang sudah berkeluarga, kata Ketua PGRI Bojonegoro H.Diman Nasichin pada LI Com selasa ( 19/6).

Baca juga: Peringatan bahaya rokok tak pengaruhi pendapatan cukai dan Sukseskan ujian SD, Pemkab Bojonegoro gelontor Rp 600 juta

Banyak keluhan yang di alamatkan pada PGRI , mereka berharap agar Pemkab.Bojonegoro tanggap dengan kondisi para guru tidak tetap tersebut karena minimnya pendapatannya padahal tanggung jawabnya sangat besar sekali,” tambah Diman.

Sementara  itu Ahmad ( 35) salah seorang guru SD di Kec. Kota pada LI Com selasa ( 19/6) mengaku kecewa dengan janji Kang Yoto yang telah mengumpulkan para GTT di Pendopo sekitar dua bulan yang lalu . Bupati berjanji   akan memberi tambahan  gaji intensip pada mereka asal tidak menyalahi aturan dari BPK . Untuk itu saat itu juga  Suyoto memerintahkan  Kepala Diknas Khusnul Khuluq dan Tim hukum serta bagian  Keuangan Pemkab  untuk merumuskan tata cara dana tambahan  untuk guru tidak tetap tersebut.

“Mana janji manis Bupati Suyoto yang akan menambah  pendapatan untuk GTT , hingga saat ini belum adarealisasinya,” kata Ahmad.

Tambahan gaji yang akan di ambilkan uang APBD tersebut  hingga saat ini masih berupa janji-janji muluk Bupati Suyoto, jika hingga menjelang Pilkada Bojonegoro  tidak ada bukti janji manisnya, maka mereka  mengancam tidak akan memilih Suyoto lagi, tandas Guru GTT salah satu SMP Swasta di Bojonegoro yang enggan di tulis namanya.Hidayat

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Catur Prasetya

Menamatkan pendidikan S1 Sastra Inggris Universitas Dr. Soetomo, redaktur yang juga penghobi berat bulutangkis…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty