LENSAINDONESIA.COM : Siswa SLTP kota Surabaya yang berencana memasuki SMU Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) harus bersiap-siap kecewa.
Sebab, jumlah siswa yang memperoleh nilai sesuai batas minimal jalur RSBI tidak sebanding dengan jumlah quota kursi yang tersedia.
Dengan demikian, hal tersebut jelas membuat persaingan semakin ketat.
Baca juga: Kadindik DKI Jakarta: "Sekolah Dilarang Melakukan Pungutan Kepada Wali Murid" dan Pendidikan Terus Dikomersilkan! Kedaulatan Rakyat Hilang!
Seperti diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Ikhsan, Dindik Surabaya menetapkan syarat nilai minimum rata-rata 8.50 atau jumlah nilai Ujian Negara (UN) minimal 34.00.
“Untuk masuk RSBI, nilai siswa harus minimal rata-rata 8.50,” paparnya, Rabu (20/06).
Sementara itu, lanjutnya, jumlah siswa yang berhak mendaftar ke kelas RSBI atau memiliki nilai lebih dari 34,00 tercatat sebanyak 21.846 siswa.
Padahal jumlah bangku yang tersedia khusus untuk RSBI hanya sebanyak 1.632 bangku saja.
“Itu artinya, sebanyak 20.214 siswa tidak bisa diterima,” jelasnya.
Untuk itu, Ikhsan menghimbau kepada para orang tua untuk tidak ngotot mendaftarkan anaknya ke RSBI.
“Sekolah yang bagus banyak kok di Surabaya. Baik sekolah negeri maupun swasta,” katanya. @anne
Berita Terkait:
23 menit yang lalu
30 menit yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu