Kunker Luar Negeri DPR

Kunjungi Cina, Komisi II DPR Salah Alamat

Editor: | Rabu, 20 Juni 2012 20:30 WIB, 364 hari yang lalu



Kunjungi Cina, Komisi II DPR Salah Alamat - Kunker Luar Negeri DPR - Rapat Dengar Pendapat RUU Desa di Komisi II DPR, Senayan, Jakarta. (hairul)

Rapat Dengar Pendapat RUU Desa di Komisi II DPR, Senayan, Jakarta. (hairul)


LENSAINDONESIA.COM: Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Yuno Farhan menilai, Rabu (20/6/12) pemilihan Cina sebagai negara objek kunjungan Komisi II DPR RI untuk merumuskan RUU Desa, sangat tidak tepat dan salah alamat.

Menurut Farhan, Cina sangat tidak relevan untuk dijadikan objek tujuan pembahasan RUU Desa. Pasalnya, Cina mempunyai otonomi daerah yang tidak jelas dan berbeda jauh dengan mekanisme peraturan desa di Indonesia.

Baca juga: RUU Aparatur Sipil molor, Komisi II DPR tuding pemerintah takut dan Kalau ada bukti, BK DPR akan panggil anggota yang main 'game' saat rapat

“Kalau memang sangat dibutuhkan kunjungan ini, maka secara umum kunjungan ke Cina sangat tidak relevan. Yang tepat adalah kalau Komisi II kunjungan ke Jepang,” tegas Farhan di Jakarta.

Sementara itu, menurut catatan Fitra, Farhan mengaku, untuk perhitungan biaya kunjungan kerja peranggota adalah sebagai berikut, Rp 105.984.000 ke Venezuela (include tiket PP, spj harian, uang representasi dan asuransi), Rp 42.210.000 (include sama) ke Cina.

Farhan mengaku tidak bisa melakukan penghitungan secara rinci, karena belum diketahui berapa jumlah keseluruhan anggota dewan yang akan ikut.

“Iya untuk satu orang per hari karena kan kita belum tahu berapa,” pungkasnya. @hairul



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO