Salah satu kapal perang Iran meluncurkan rudal dari laut ke udara
LENSAINDONESIA.COM: Dominasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah, yang mengancam akan melakukan serangan militer di Suriah pasca konflik dalam negeri, direaksi dengan manuver militer Iran, Rusia, China dan Suriah sendiri dengan menggelar latihan militer gabungan di sepanjang pantai Suriah.
Sebanyak 90 ribu pasukan dari empat negara akan ambil bagian dalam latihan darat dan laut yang sudah dijadwalkan itu.
Baca juga: 40 orang tewas dibantai dekat pelabuhan Suriah, Tartous dan Amerika Serikat siapkan rencana untuk bombardir Suriah
Pasukan darat, udara dan laut serta unit pertahanan dan rudal udara dari empat negara juga diikutsertakan.
Bahkan, Mesir salah satu sekutu Amerika telah menyetujui untuk mengizinkan melintasnya 12 kapal perang China berlayar melalui
Terusan Suez dan akan merapat di dermaga di pelabuhan Suriah dalam dua minggu ke depan.
Kapal selam nuklir Rusia dan kapal perang, kapal induk pesawat dan kapal perusak pembersih ranjau serta kapal perang juga akan dilibatkan, juga kapal-kapal selam milik Iran.
Sebanyak 400 pesawat tempur berbagai jenis dan 1.000 tank juga terlibat dalam latihan terbesar di Timur Tengah tersebut.@is/af/LI12
Berita Terkait:
12 menit yang lalu
23 menit yang lalu
25 menit yang lalu
41 menit yang lalu
56 menit yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu