Dorong Industri Kelautan dan Perikanan Nasional

Tingkatkan Konsumsi Ikan, KKP Gelar Festival Perikanan Nusantara

Editor: | Sabtu, 23 Juni 2012 21:35 WIB, 334 hari yang lalu



Tingkatkan Konsumsi Ikan, KKP Gelar Festival Perikanan Nusantara - Dorong Industri Kelautan dan Perikanan Nasional - Ist/Ilustrasi ikan tangkapan nelayan

Ist/Ilustrasi ikan tangkapan nelayan


LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menggelar Festival Perikanan Nusantara di Parkir Timur Senayan Jakarta pada 23-24 Juni 2012.

Festival yang tahun ini untuk kali ketiga bertujuan untuk mendorong peningkatan citra produk perikanan, dalam tahun ini mengusung komoditas bandeng, patin dan pindang sebagai bahan pangan yang ekonomis, bergizi tinggi dan aman dikonsumsi. Pasalnya ketiga komoditas perikanan tersebut memiliki peran penting dalam mewujudkan ketahanan nutrisi (nutrition security) masyarakat Indonesia.

Baca juga: KKP bangun fasilitas karantina di Puspa Agro Sidoarjo dan Lemah, penegakan hukum pengguna 'trawl' di perairan Indonesia

Festival ini juga bertujuan untuk memberikan kontribusi positif dalam mendorong perkembangan industri kelautan dan perikanan nasional serta memberikan informasi pada masyarakat luas tentang manfaat ikan sebagai sumber pangan.

Disisi lain, ketiga produk dan komoditas tersebut banyak diusahakan oleh masyarakat sehingga mempromosikan ketiganya dapat dikatakan menjadi bukti keberpihakan KKP pada ekonomi kerakyatan. Festival ini, KKP berharap ada peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap ikan sebagai makanan yang beragam, bergizi, menyehatkan, mencerdaskan dan aman dikonsumsi.

Festival Perikanan Nusantara 2012 bertajuk “Jadikan Ikan Sebagai Menu Utama Keluarga Indonesia”. Pemilihan tema ini didasari pemikiran bahwa kandungan ikan sangat tinggi (high protein and healthy food) sehingga layak dijadikan sebagai sumber protein masyarakat Indonesia utamanya bagi anak-anak.

“Makanan berbahan dasar ikan sangat penting bagi tumbuh-kembang anak”, ujar Dirjen P2HP, Saut P Hutagalung.

Festival Perikanan Nusantara yang diselenggarakan secara rutin sejak 2010, merupakan salah satu bentuk upaya KKP untuk mengajak masyarakat agar gemar makan ikan, disamping juga memiliki menu yang bervariasi dalam mengolah ikan laut maupun ikan air tawar. Masyarakat diharapkan semakin dekat dan tertarik untuk membudidayakan serta mengolah ikan sebagai sumber pangan.

Disamping itu, KKP akan terus memacu pasar domestik, sehingga produksi perikanan tangkap maupun budidaya dapat terserap. Sehingga mampu mendorong permintaan komoditas atau produk perikanan di pasar dalam negeri.

Bila ditilik dari konteks pembangunan kelautan dan perikanan, pasar dalam negeri memainkan peran yang sangat penting, yakni sebagai penghela industrialisasi perikanan, basis ketahanan pangan dan gizi nasional serta memiliki forward & backward linkages sangat besar.

Selain terus terus mendorong peningkatan konsumsi ikan, pemerintah juga berupaya meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan nelayan. Sejalan dengan itu, KKP terus gencar dalam mensosialisasikan program Gemar Ikan.

Program ini dinilai erat berhubungan dengan peningkatan taraf kesejahteraan nelayan yang sebagian besar masih hidup memprihatinkan. Peningkatan konsumsi ikan akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan, pembudidaya dan pengolah hasil perikanan. Hal ini dikarenakan, jika tingkat konsumsi ikan masyarakat tinggi maka akan diikuti pula dorongan produktivitas kelautan dan perikanan Indonesia.

Sementara itu, sampai saat ini, konsumsi ikan nasional memiliki kecenderungan naik setiap tahunnya. Tercatat tingkat konsumsi ikan nasional pada 2010 mencapai 30,48 kg/kapita/tahun sedangkan pada 2011 rata-rata konsumsi ikan per kapita nasional sebesar 31,64 kg/kapita atau dapat dikatakan mengalami peningkatan rata-rata 3,81 persen dibandingkan konsumsi tahun 2010. Bahkan selama periode 2007-2011, rata-rata laju konsumsi ikan
per kapita sebesar 5,04 persen.

Peningkatan konsumsi ikan didukung dengan adanya promosi produk dan Gerakan Makan Ikan di seluruh provinsi. Kampanye GEMARIKAN merupakan program unggulan yang bersifat multisektoral dan berpijak kepada kekuatan sinergi antara pelaku pasar dengan pemerintah. Oleh sebab itu, Kampanye GEMARIKAN bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan, agar tercipta generasi kedepan yang lebih berkualitas.

Selain itu, peningkatan tingkat konsumsi ikan dapat menjadi sebuah indikasi semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi makanan bernilai gizi tinggi seperti ikan. Selain tinggi protein, lisin, vitamin A, vitamin D, omega 3 dan omega 6, ikan juga mengandung nutrisi penting yang mampu menurunkan resiko penyakit degeneratif seperti jantung koroner, stroke dan kanker.

Ada 17 agenda kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Festival Perikanan Nusantara a.l., demo memilih ikan segar tidak berformalin, cabut duri bandeng, lomba masak berbahan baku ikan, festival kuliner berbahan ikan, gerak jalan, senam jantung sehat serta peluncuran
sistem pemasaran ikan jaringan freezer dan sistem pemasaran ikan bergerak.

Denyut kegiatan festival tidak sampai disitu, ada kegiatan menarik lainnya, yakni bazar produk perikanan merupakan kegiatan promosi yang diinisiasi oleh KKP dalam meningkatkan citra produk perikanan sekaligus memfasilitasi para pelaku usaha mempromosikan komoditas/produk perikanan. @KKP

 

 



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO