LENSAINDONESIA.COM: Babak spektakuler show ke-11 Indonesia Idol 2012 yang berlangsung di Studio 8 RCTI, Jakarta, Sabtu (23/6/2012) malam berlangsung ekstra ketat karena malam itu penentuan dua grand finalis Indonesia Idol. Regina, Yoda dan Sean dalam “The Best Three” berjuang memperebutkan dua posisi teratas.
Kemeriahan ajang kontes pencarian bakat menyanyi itu masih dihadiri ketiga juri Anang Hermansyah, Agnes Monica dan Ahmad Dhani yang memberikan komentar positif dan kritikan kepada ketiga finalis. Selain itu, ada juga penampilan spesial dari Ari Lasso, serta kolaborasinya dengan ketiga kontestan. Hal spesial lain yang ditampilkan pada Spektakuler Show ke-11 ini adalah duet dengan almarhum Chrisye.
Spektakuler Show malam ini dibuka dengan penampilan Regina dengan lagu “Mantra” dari Anggun. Ketiga juri tampak puas dengan penampilan pembuka dari Regina. “Regina cantik sekali malam ini. Ia sama sekali nggak keliatan deg-degannya dan itu what it takes untuk jadi winner. Dan tadi Regina nailed the song,” ucap Agnes Monica bangga.
Penampilan memukau Regina juga diamini Ahmad Dhani dan berkata, “Regina glamour sekali malam ini. Perlu saya ingatkan lagi kalau Regina tidak pernah masuk zona tidak aman. Dan semoga malam ini tetap seperti malam-malam sebelumnya, karena kami bertiga disini sepakat ingin Regina masuk dalam grand final,” ucap Dhani dengan penuh percaya diri.
Pada penampilan kedua Regina dalam lagu “How Am I Supposed to Live Without You” dari Michael Bolton, ia pun menyanyikan dengan baik. “Menurut saya lagu ini memang lagu cengeng dan Regina berhasil nyanyinya dengan cengeng juga. Berarti sukses,” kata Dhani dengan bangga.
Yoda menjadi finalis kedua yang tampil membawakan lagu “Mahadewi” dari Padi. Penampilannya dianggap kurang memukau. “Saya tidak merasakan soul-nya dari lagu itu. Yoda nggak seperti Fadli waktu meneriakkan Mahadewi. Menurut saya, Yoda nggak nailed the song,” ucap Dhani dingin.
Berbanding terbalik dengan penampilan Yoda di lagu pertama, penampilannya di lagu “Enter Sandman” dari Metallica berhasil ditaklukan dengan sangat baik. Jiwa rocker kembali hadir dalam diri Yoda. “Yoda is back! Ini Yoda yang dari kemarin aku tunggu-tunggu!” ucap Agnes semangat.
Jika di lagu pertama, Dhani tidak puas kali ini dengan singkat ia berkata, ”You nailed it,” ucap Dhani tegas. Yoda juga mendapatkan komentar dari Piyu “Padi” via Skype, “Buat aku yang barusan ini kena banget, sesuai karakter dan penjiwaannya Yoda. Pas lagu Mahadewi, dia salah lirik. Yang kedua nggak tau dia nervous atau gimana, tapi belum bisa menyanyikan lagu itu lebih baik dari aslinya. Kesalahan dia di lagu pertama bisa ditebus di lagu kedua dengan lagu Metallica,” ucap Piyu.
Penampilan ketiga yang berhasil memukau juri adalah penampilan dari Sean. Dalam lagu “Butiran Debu”, ia bernyanyi dengan bermain piano. “Cara Sean bernyanyi tadi bisa membuat saya berlinang. Sean menyanyikannya benar-benar seperti sakit hati yang dalam. Saya dulu pernah merasakan sakit hati, dan denger kamu nyanyi tadi bikin aku seperti ngerasain sakit hati yang dulu,” ucap Dhani.
Sayangnya, penampilan kedua Sean kurang berhasil merebut hati juri. “Aku melihat dan mengamati perjalanan Sean. Di penampilan kali ini aku harus bilang Sean nggak sebagus kemarin. Aku barusan kehilangan Sean,” ucap Anang.
Sepakat dengan pendapat Anang, Agnes berkata, “Sayangnya di penampilan Sean kali ini saya harus setuju dengan Mas Anang. Sean harus sadar bahwa semakin kecil kesempatan Sean untuk berbuat salah, karena kompetisi semakin panas. Sayang sekali Sean memilih hari ini untuk tampil tidak sempurna,” ungkap Agnes.
Duet dengan almarhum Chrisye adalah momen yang ditunggu oleh pemirsa. Setiap kontestan berkesempatan menyanyikan lagu legendaris dari almarhum Chrisye. Regina menyanyikan lagu “Untukku” dengan sangat baik. Penampilannya berhasil memukau ketiga juri, sehingga pujian mengalir padanya. “Itu tadi sangat luar biasa. Sangat dewasa tadi Regina menyanyi dengan almarhum Chrisye. Dengan kemampuan Regina, sebenarnya bisa Regina apa-apain aja lagu tadi, tapi Regina bisa menahan diri dan itu sangat dewasa,” ucap Anang.
Mendukung pernyataan Anang, Dhani memberikan komentar senada dengan berkata, “Regina took my breath away. Di bait terakhir tadi saya baru sadar kalau saya ga bergerak sama sekali. Pertunjukan tadi hasil kolaborasi team yang luar biasa. The whole show was incredible,” ucap Dhani bangga.
Yoda dalam lagu “Kala Cinta Menggoda” dinilai kurang memberikan nilai lebih pada lagu tersebut. “Malam ini Yoda bawain lagu-lagu yang beda genre. Dan di Idol, Yoda memang dituntut lengkap. Tadi Yoda enak, tapi tidak memberikan nilai tambah seperti Regina tadi. Hanya sekedar enak,” ungkap Anang.
Sama halnya dengan Regina, Sean sangat baik dalam menyanyikan lagu “Menunggu” yang merupakan duet antara Peterpan dan Chrisye. “It was amazing! Sangat luar biasa! Sean menginterpretasikan lagu Chrisye dengan zamannya. Luar biasa!” ucap Anang.
Ketegangan semakin terasa, ketika penyebutan dua finalis yang masuk ke babak grand final. Nama Sean adalah nama pertama yang masuk menjadi grand finalist dan langsung melewati jalan setapak yang diperkenalkan sebagai “The Road to The Grand Final” menuju panggung kecil yang berada di luar studio. Di sana ia disambut ibunda tercinta yang menangis penuh haru.
Dan nama kedua pilihan Indonesia yang disebut Daniel Mananta adalah Regina. Dengan berlinang air mata, Regina juga berjalan melewati “The Road to The Grand Final” menuju panggung kecil tersebut dan disambut oleh keluarga tercinta.
Sean dan Regina langsung digiring menuju mobil Mercedes Benz mewah berplat IDOL.
Sedangkan yang harus tersisih adalah Yoda. Perjalanan pria asal Kebumen ini harus terhenti, dengan hasil votes terendah dibandingkan dengan Sean dan Regina. Di panggung utama, Yoda menyanyikan lagu “Mahadewi” untuk kedua kalinya.
Pecinta Indonesia Idol selanjutnya dapat menyaksikan penampilan dua grand finalis pada hari Sabtu, 30 Juni 2012, live dari Ecopark – Ancol, pukul 20.00 WIB. Jangan lupa dukung idolamu, Sean & Regina dengan ketik Nama Grand Finalist kirim ke 9288. (Rudi)
Menamatkan pendidikan S1 Sastra Inggris Universitas Dr. Soetomo, redaktur yang juga penghobi berat bulutangkis…
2 menit yang lalu
9 menit yang lalu
14 menit yang lalu
23 menit yang lalu
30 menit yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu