Tambal ban gratis di Jakarta
LENSAINDONESIA.COM: Untuk pengendara roda dua maupun roda empat harus berhati-hati di jalur Roxy, Tambora dan jalan Kyai Tapa Hasyim Ashari, sebab sering terjadi penebaran paku-paku.
”Hampir tiap hari siang dan malam para pengendara roda dua dan roda empat, terkena ranjau paku, selama tiga hari sebanyak 7 Kg simpatisan Semut Orange Comunity, relawan Jalan Raya mengumpulkan paku-paku ranjau yang disebar orang-orang yang mencari keuntungan,” ucap Sanawi Aliwinoto (44) selaku Wakil ketua Semut Orange Comunity.
Baca juga: Tim Kota Sehat Pemprov DKI, Kunjungi Jakut dan Cegah kebocoran, DKI bagikan soal SD sejam jelang UN
Lebih lanjut Sanawi mengatakan dalam sebulan pihaknya mencatat sudah 400 korban yang kena paku. ”Tiap hari kami menambal sebanyak 20 sampai 25 korban paku, itu pun gratis tidak dipungut biaya, kami ini relawan kerja sosial, donatornya itu dari angota-angota kami yang terdiri dari 14 orang saat ini, kami baru terbentuk satu bulan yang lalu,” ujarnnya.
Sarwani menambahkan di jalan Kyai Tapa Hasyim Ashari ini terdiri dari 32 tukang tambal ban, dan mereka membuka tambal ban gratis tanpa sama sekali merasa risih. ”Dalam penebaran paku mungkin ada sindikatnnya, kami ambil tiap hari, kami bersihkan namun mereka makin menjadi-jadi dan licin dalam menebar paku,” paparnnya.
Warga Jakarta tentu sangat berharap agar pemerintah provinsi DKI Jakarta serta aparat kepolisian lebih peduli memberantas para penebar paku jahanam itu. Sudah bukan rahasia lagi, paku-paku itu terbukti telah sangat merugikan rakyat kecil, meresahkan khalayak las pengguna jalan. ”Bayangkan, dalam 1 hari aja yang kena 20 korban kali 1 kali nambal ban dengan Rp 7 Ribu, jadi perhari Rp 170 ribu di tiap tambal ban, kalau dikalikan tiap bulan, angkanya kian besar,” ungkapnya. @endang
Berita Terkait:
2 menit yang lalu
4 menit yang lalu
7 menit yang lalu
11 menit yang lalu
30 menit yang lalu
31 menit yang lalu
46 menit yang lalu
49 menit yang lalu
50 menit yang lalu
51 menit yang lalu