LENSAINDONESIA.COM: Kemenangan Muhammed Mursi sebagai Presiden Mesir direaksi negatif oleh pejabat di Tel Aviv, Israel.
Perkiraan intelijen yang mengatakan gerakan rakyat di kawasan adalah gerakan Islam, kini sepenuhnya benar.
Baca juga: Presiden Mursi Bertandang ke Iran, Israel Galau Berat dan Mursi-Haniyah Bertemu di Kairo, Amerika Serikat Sinis
“Ketika kami mengatakan, musim semi Arab (Arab Spring) akan berubah menjadi musim semi Islam (Islam Spring), semua orang
mentertawakan kami. Tetapi saat ini, dunia menyaksikan kebenaran analisa kami,” terang Benyamin Ben Eliezer, mantan menteri Zionis
Israel, Senin (25/06).
Benyamin Ben Eliezer berharap Mursi akan tetap mengizinkan militer Mesir untuk melanjutkan hubungan dengan Israel terkait keamanan.
“Saat ini, semua hal kabur dan berkabut. Kita berada di dunia yang berbeda dari era Mubarak,” ujarnya.
Sementara, meski kecewa, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu tetap mengucapkan selamat atas kemenangan Mursi dan mendesak dilanjutkannya kerjasama dengan pemerintah baru Kairo dan tetap komitmen dengan perjanjian Camp David.@cm/it/LI12
Berita Terkait:
8 jam yang lalu
9 jam yang lalu
10 jam yang lalu
10 jam yang lalu
10 jam yang lalu
10 jam yang lalu
10 jam yang lalu
11 jam yang lalu
11 jam yang lalu
11 jam yang lalu