Al Baghdadi Ali al-Mahmoudi saat memberi keterangan
LENSAINDONESIA.COM: Perdana Menteri terakhir dalam rezim Khaddafy, Al Baghdadi Ali al-Mahmoudi telah ditempatkan dalam tahanan Libya setelah diekstradisi ke negara asalnya, dari Tunisia. Kantor berita Timur-Tengah, Mena, melansir pada Senin (25/6/2012), proses ekstradisi Mahmoudi tidak mengalami kendala berarti.
Pihak berwenang Tunisia mengatakan mereka telah menerima jaminan bahwa ia akan diberikan pengadilan yang adil. Meskipun berbagai kelompok anti-Khaddafy yang marak di berbagai area di Libya terus melakukan desakan pada otoritas resmi Libya agar Mahmoudi dijatuhi hukuman sangat berat.
Baca juga: Obama desak Kongres setujui anggaran keamanan diplomatik dan Diringkus, Pembunuh Dubes AS Untuk Libya
Dalam catatan atas pernyataannnya beberapa waktu lalu, Mahmoudi menegaskan bahwa banyak kelompok telah mengincar dirinya. Dan ia sangat khawatir atas situasi yang berkembang jika Khaddafy jatuh.
Mahmoudi merupakan pejabat penting semasa pemerintahan rezim Muammar Khaddafy. Ia mengendalikan kewenangan yang sangat besar antara Maret 2006 sampai September 2011. @mena
Berita Terkait:
5 jam yang lalu
6 jam yang lalu
6 jam yang lalu
7 jam yang lalu
7 jam yang lalu
9 jam yang lalu
9 jam yang lalu
9 jam yang lalu
10 jam yang lalu
10 jam yang lalu