x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Dihadiri Dubes Vatikan

Gubernur Jateng Buka Rumah Keuskupan Agung Semarang

Selasa, 26 Juni 2012 00:24 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Gubernur Jateng Buka Rumah Keuskupan Agung Semarang - Dihadiri Dubes Vatikan - Ist/Pemukaan Kantor Keuskupan Semarang

Ist/Pemukaan Kantor Keuskupan Semarang

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Rumah dan Kantor Keuskupan Agung Semarang yang berdiri di Jl Pandanaran Semarang, Senin (25/6/2012), resmi dibuka bagi umat katolik. Acara seremonial pembukaan dipimpin oleh Gubernur Bibit Waluyo didampingi oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia (Nuntinus) Mgr Antonio Guido Filipazzi dan Uskup Agung Semarang, Mgr Johanes Maria Pujasumarta Pr.

Ign Djajus Adisaputro, Ketua Tim Pembangunan Rumah Uskup mengatakan, bahwa peresmian itu bersamaan dengan HUT Keuskupan Agung Semarang. “Kantor pelayanan pelayanan pastoral Keuskupan Agung telah diresmikan, peresmian bertepatan dengan HUT Keuskupan Agung Semarang yang ke 72,” ujarnya.

Baca juga: Kongkalikong gaet Satpol PP, Gedung Sinarmas Semarang lecehkan Perda dan Dua belas pegawai SMA 8 Semarang emosi, gaji rapel diduga dikorupsi

“Rumah Uskup dan Kantor Keuskupan Agung Semarang kami bangun karena bangunan yang lama tidak memadai. Lagi pula bangunan itu juga tidak termasuk cagar budaya. Sehingga, bisa dipugar untuk membangun yang baru yang kiranya lebih memadai,” ungkapnya.

Kebutuhan gereja dengan fasilitasnya haruslah mendapat perhatian seksama dari seluruh komponen gereja. Untuk dapat bersama-sama menjalankan visi dan misi gereja, komponen imam, biarawati serta umat perlu diperhatikan.

Ide pembangunan bangunan dengan empat ruang utama ini, berangkat dari usulan umat yang merasa kantor uskup yang lama sudah kurang layak untuk digunakan lagi. Kantor lama dinilai tak lagi memadai karena tidak memiliki pintu utama, sehingga tamu yang ingin berkunjung harus masuk melalui pintu garasi.

Mgr Antonio Guido Filipazzi turut menyambut dibukanya bangunan ini bagi umat Katholik Kota Semarang. “Ini merupakan kesempatan bagi gereja memberikan pelayanan, yang juga membutuhkan uskup duniawi untuk menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik meskipun gereja bukan lembaga duniawi yang memiliki struktural,” katanya.

Gubenur Jawa Tengah H Bibit Waluyo mengatakan, pembanguanan Kantor dan Rumah Keuskupan Agung Semarang dibangun atas prakarsa swadaya dari umat katolik di seluruh pelosok tanah air. Tentunya, akan berfungsi lebih optimal dalam pengunaan sebagai tempat tinggal dan juga sekaligus sebagai kantor yang representatif bagi Uskup beserta jajaran Keuskupan Agung Semarang. “Sehingga, tugas pelayanan akan semakin dapat terpenuhi sejalan dukungan seluruh umat katolik di wilayah Keuskupan Agung Semarang,” jelasnya.

Pada kesempatan ini diberikan pula piagam penghargaan kepada wakil dari pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Rumah dan Kantor Keuskupan Agung Semarang.

Penghargaan diberikan antara lain kepada Ketua Panitia Pembangunan Ign Djajus Adisaputro, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan tokoh keagamaan Marius Rosanin Priyanto. @yuwana

 




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty