Penembakan misterius di Papua (ilustrasi)
LENSAINDONESIA.COM: Senjata api yang disita polisi dari tangan Mako Tabuni, Ketua I Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang tersangka penembakan terhadap turis Jerman beberapa waktu lalu, ternyata adalah milik anggota kepolisian.
Senjata jenis revolver taurus kaliber 38 itu dicuri dari seorang anggota polisi pada tahun 2010.
Baca juga: Polri: Mau Kekacauan Hilang, Masyarakat Papua harus Disejahterakan dan Polisi Bekuk Pelaku Penembakan di Papua
“Senjata itu dicuri dari sebuah perumahan,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Selasa (26/6/2012).
Mako yang juga juru bicara KNPB, tewas ditembak polisi saat akan ditangkap. Tindakan tegas terpaksa dilakukan karena dia melakukan perlawanan dengan senjata.
Boy mengatakan, senjata yang ditemukan bersama Mako itu setelah diperiksa merupakan senjata yang dinyatakan hilang dari kepolisian Wamena. “Setelah dicocokkan dengan nomor yang ada tenyata cocok,” ucapnya.
Berdasarkan penyelidikan, Mako merupakan salah seorang pelaku teror di Papua. Dia diduga merupakan eksekutor penembakan warga Jerman Pieter Dietmar Helmut. Senjata curian milik Polri yang ditemukan itu, digunakan juga oleh Mako untuk menembak Pieter yang membuat korban harus dirawat intensif di rumah sakit.*rama
Berita Terkait:
5 menit yang lalu
14 menit yang lalu
26 menit yang lalu
28 menit yang lalu
29 menit yang lalu
43 menit yang lalu
50 menit yang lalu
51 menit yang lalu
58 menit yang lalu
1 jam yang lalu