x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Dijual Terlalu Murah, Rugi Rp 2 Miliar Setahun

Tak Mau Terus Merugi, PDAM Bojonegoro Akan Menaikan Harga Air

Senin, 02 Juli 2012 06:36 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Tak Mau Terus Merugi, PDAM Bojonegoro Akan Menaikan Harga Air - Dijual Terlalu Murah, Rugi Rp 2 Miliar Setahun - PDAM Bojonegoro

PDAM Bojonegoro

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: PDAM Bojonegoro dalam waktu dekat akan mengusulkan kenaikan harga air kepada DPRD. Hal itu dilakukan agar perusahaan air milik (pemkab) Bojonegoro ini mengalami kerugian karena harga air selama ini sangat murah.

Akibat terlalu murahnya harga air, pada tahun 2012 lalu, PDAM mengalami kerugian hingga Rp 2 Miliar.

“Kami berharap keluhan kami didengar. Semoga DPRD mensetujui kenaikan harga air minum,” kata Direktur PDAM Bojonegoro Ahmad Dharmawan kepada LICOM, Minggu (1/7/2012).

Dharmawan menyampaikan, selama ini air minum yang dijual kepada masyarakat Bojonegoro harga per meter kubiknya hanya Rp 2.107. Harga tersebut terlalu murah dan tidak sebanding dengan biaya produksi air yang mencapai Rp 2.398,- permeter kubik.

“Jika dihitung, kerugian kami permeter kubiknya kerugian mancapai Rp 391,-, Untuk menutup kerugian tersebut kita ada usaha sampingan yakni menarik bagi warga yang pasang baru dan satu lagi hasil pendapatan PDAM adalah dari denda pembayaran air PDAM yang telat,” papar Dharmawan.*hidayat





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty