Baru, Kolega Partai Dinilai 'Brengsek'

Geram, Wasekjen Partai Golkar Desak Djulkarnaen Djabar Mundur

Editor: | Selasa, 03 Juli 2012 15:37 WIB, 350 hari yang lalu



Geram, Wasekjen Partai Golkar Desak Djulkarnaen Djabar Mundur - Baru, Kolega Partai Dinilai 'Brengsek' - Posisi Partai Golkar, menurut Nurul Arifin, tidak terpengaruh lantaran Djulkarnaen Djabar tersangkut kasus korusi pengadaan Qur'an. *ist

Posisi Partai Golkar, menurut Nurul Arifin, tidak terpengaruh lantaran Djulkarnaen Djabar tersangkut kasus korusi pengadaan Qur'an. *ist


LENSAINDONESIA.COM: Djulkarnaen Djabar diminta bersikap elegan untuk mundur sementara dari kedudukannya sebagai anggota dewan parlemen dari Fraksi Golkar di DPR. Desakan ini muncul usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kitab suci Qur’ an senilai Rp 32 M.

Posisi Djabar juga makin tersudut saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledaha secara intensif ruang kerjanya di lantai 13 dimana di ruang 1324 dan 1324 Gedung DPR Senayan, Jakarta ia beraktivitas.

Wakil Sekjen Partai Golkar yang juga menjabat sebagai anggota Komisi II DPR, Nurul Arifin mengatakan bahwa untuk langsung memecat Djulkartnaen Djabar pasca mencuatnya kasus itu butuh proses dalam internal organisasi partai. Sehingga nantinya, Djulkarnain bisa diminta dengan hormat agar berbesar hati mundur sementara sebagai anggota dewan.

“Zulkarnaen cuma satu kata brengsek. Seharusnya yang bersangkutan itu dengan besar hati mundurlah sementara di DPR sampai proses ini selesai. Kalau memecat itu kita ada proses organisasi, ada mekanisme. Karena kalau kita tidak mengikuti prosedur organisasi bisa-bisa back fire. Jalan yang terbaik menurut saya yang bersangkutan mengundurkan diri dengan sukarela,” cetusnya setengah geram kepada LICOM disela-sela rapat paripuna di DPR Selasa (3/7/12). @suci






KODAK

VIDEO