Mendag Gita Wirjawan (kanan) dan Mendag Malaysia Dato` Sri Mustapa (kiri). * hidayat
LENSAINDONESIA.COM: Meski isu di masyarakat masih apriori dengan Malaysia, namun Kementerian Perdagangan RI menepisnya dengan terus memperkuat kerjasama perdagangan dan investasi dengan negara jiran Malaysia.
Tekad itu disampaikan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, saat bertemu dengan Menteri Perdagangan Malaysia, Dato’ Sri Mustapa beserta delegasi perdagangan Malaysia, di sela-sela kegiatan ASEAN-Latin Bussines Forum 2012 di Ruang Maluku, Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
Baca juga: Pemerintah garap investasi sektor pendidikan demi tingkatkan nilai ekspor dan Sekjen Kemendag 'sentil' BUMN harus bisa manfaatkan Pasar ASEAN 2015
“Dengan komitmen kuat untuk menjadi pemain aktif dalam rancangan ekonomi global, Indonesia berada pada posisi yang sangat baik untuk menyambut para mitra dagang dan investasi, serta menjadi tuan rumah suatu Forum Bisnis yang sangat bergengsi pada waktu yang sangat tepat. Dengan demikian, pengembangan kerja sama ekonomi merupakan suatu keniscayaan dan tidak bisa ditunda-tunda,” kata Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan.
Sekedar diketahui, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan adalah Ketua Delegasi Dagang Indonesia pada perhelatan akbar ini. Sebaliknya, Menteri Perdagangan Malaysia, Dato’ Sri Mustapa, serta delegasi dagangnya juga menyambut hangat niat Indonesia tersebut.
Hal itu pun diamini para anggota delegasinya. “Alhamdulillah. Ini langkah bagus ke depan. Kita ingin meningkatkan kerjasama yang lebih bagus dan kompetitif, saling menguntung satu sama lain. Sehingga perekonomian kita ke depan semakin baik. Dan, kita terhindar dari krisis global,” kata seorang delegasi Malaysia.
Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS) Mei 2012, nilai ekspor Indonesia ke Malaysia, sebesar US$8,7 juta. Nilai impor dari Malaysia US$573,5 juta (4,22 persen). Artinya Indonesia mengalami surplus sekitar US$ 3 juta. @hidayat
Berita Terkait:
1 menit yang lalu
2 menit yang lalu
4 menit yang lalu
16 menit yang lalu
27 menit yang lalu
32 menit yang lalu
46 menit yang lalu
49 menit yang lalu
60 menit yang lalu
1 jam yang lalu