Suasana rumah Foke di Jalan Teuku Umar, setelah Cagub Foke kembali dari lokasi TPS 01 tempatnya memilih. *aang
LENSAINDONESIA.COM: Di tengah Pilkada DKI Jakarta berlangsung, rumah Cagub DKI fauzi Bowo di Jalan Teuku Umar 24, Jakarta Pusat ini, ternyata berbeda seratus delapan puluh derajat dibanding rumah mantan Presiden Kelima Megawati, yang dijadikan posko Jokowi saat pencoblosan.
Pemantauan LICOM, rumah Megawati di Kebagusan, Jakarta Selatan, sejak pagi terbuka lebar bagi warga simpatisan Jokwowi. Kebetulan di depan rumah Mega yang area halamannya cukup luas ini, di depannya terdapao TPS 031, tempat Megawati ikut menyalurkan suara pilihannya.
Baca juga: TPS 01, Cagub Jokowi Kumpulkan 78 Suara, Foke 120 Suara dan Jokowi-Ahok Masih Teratas, Paling Rendah Pasangan Hendardji-Riza
Di rumah itu terlihat ada kesan penjagaan ketat. Warga terlihat seperti bebas hilir mudik di halaman rumah ini. Tidak hanya itu, tamu yang jumlahnya nyaris melebihi jumlah warga simpatisan Jokowi adalah wartawan. Pemburu berita dari berbagai media ini juga terlihat leluasa bergerak ke sana kemari.
Wartawan sejak pagi sengaja menanti kedatangan Jokowi. Bahkan, saat Jokowi tiba, baik Megawati dan Jokowi juga terlihat sangat familiar dengan para pemburu berita ini. Kedua figur yang menjadi obyek berita berbagai media cetak, elektronik, maupun online ini seolah sengaja merangkul wartawan, yang mengikuti keduanya mendatangi TPS di depan rumahnya.
“Saya lebih suka meliput Jokowi di sini. Tidak kaku, kalau diwawancarai bicaranya terbuka, blak-blakan, tidak sok pejabat,” kata salah seorang wartawan dari media online terkenal kepada LICOM.
Sebaliknya, di rumah Cagub Fauzi Bowo Cagub No 1 di Jalan Teuku Umar 24, Jakarta Pusat. Rumah yang halamannya cukup luas itu tertutup rapat. Bahkan, di depan rumah Cagub incumbent ini juga terliohat cukup sepi. Pintu gerbang juga tampak terlihat tertutup rapat. Kalau pun dibuka, hanya saat ada yang ke luar dari dalam.
“Kelihatannya, Bapak tadi kelihatan santai sama cucu-cucunya,” kata salah seorang petugas yang berjaga di rumah Foke.
Benar. Ketika Foke keluar rumah menuju TPS No 01, yang lokasinya hanya selisih lima rumah dari kediaman Foke, ia jalan kaki dengan diikuti 7 cucunya yang masih usia anak-anak. Lima di antaranya perempaun dan 2 laki-laki. Cucu Foke ini anak dari dua diantara 3 putera-puteri Foke. “Yang bungsu Mbak Esti belum punya anak karena belum menikah,” kata tetangga Foke.
Di lokasi TPS, Foke dan isterinya hanya meluangkan waktu sekitar 20 menit. Kemudian, Foke sempat memberi pernyataan kepada wartawan yang mengerubuti. “Saya terima kasih sama KPU. Sekarang ini, lebih baik dari yang lalu. Kesadaran masyarakat juga lebih baik. Tidak terjadi insiden,” kata Foke, tersenyum.
Setelah itu, Foke kembali melangkah menuju rumahnya dengan diikuti isteri, ketiga anaknya, serta cucu-cucunya. Setelah memasuki pintu halaman rumahnya, gerbang pintu kemudian ditutup lagi. Praktis, pemandangan dari luar kembali terlihat suasana sepi. Sepintas tidak mengesankan bahwa penghuninya sedang menjalani peristiwa besar, sebuah pesta demokrasi, momen bersejarah untuk menentukan masa depan Jakarta. @ichsan/aligarut/lysistrata
Berita Terkait:
1 menit yang lalu
3 menit yang lalu
10 menit yang lalu
17 menit yang lalu
38 menit yang lalu
42 menit yang lalu
59 menit yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu