Pengamat yang tiba di Suriah
LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Rusia telah menyerahkan draft rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengusulkan bahwa masa tinggal bagi misi pengamat internasional di Suriah diperpanjang tiga bulan. Rusia sangat yakin atas draft tersebut sebab tidak ada muatan konfrontatif sama sekali.
“Draft ini tidak konfrontatif sama sekali,” tegas Deputi Wakil Tetap Pertama Federasi Rusia untuk PBB Alexander Pankin kepada sejumlah media Rusia, Rabu (11/7/2012). Titik utamanya adalah untuk mendukung PBB dan Liga Arab utusan khusus. Upaya Kofi Annan dan kesepakatan yang dicapai di Jenewa pada pertemuan kelompok aksi ini.
Baca juga: Putin serukan inovasi pencarian energi baru dan Iran segera aktifkan pembangkit tenaga nuklir
Pankin juga menegaskan bahwa tiga bulan bukanlah istilah standar. Tapi, dalam keadaan saat ini, dengan mempertimbangkan seberapa cepat situasi berkembang, ia percaya bahwa upaya ini adalah cukup.
Para pengamat berjumlah hingga 300 orang telah berada di Suriah sejak Mei dan tinggal di sana sampai 20 Juli ketika mandat mereka berakhir. rusn
Berita Terkait:
24 menit yang lalu
26 menit yang lalu
55 menit yang lalu
57 menit yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu