Tips Terhindar dari Perselingkuhan

Kepuasan Seks Bisa Tingkatkan Keharmonisan RT

Editor: | Kamis, 12 Juli 2012 05:09 WIB, 312 hari yang lalu



Kepuasan Seks Bisa Tingkatkan Keharmonisan RT - Tips Terhindar dari Perselingkuhan -

LENSAINDONESIA.COM: Hubungan seksual memang sesuatu yang sangat alamiah. Namun, kehidupan seksual yang berkualitas dan luar biasa memuaskan, butuh ramuan dari beberapa hal, seperti persepsi positif, kreativitas, serta stamina prima.

Kehidupan pasangan Ardi dan Emma boleh dikatakan bahagia. Melewati usia lima tahun pernikahan, mereka tetap rukun, serba kecukupan, dan telah pula dikarunia dua orang anak yang sehat. Hanya saja, hampir dua bulan belakangan mereka merasa adanya kemunduran dalam kehidupan seksual. Mereka sering merasa cepat lelah dan stamina merosot, sehingga gairah pun hilang.

Baca juga: Posisi bercinta yang pas hindari ejakulasi dini dan Dampak Seks Pra Nikah Kaum Remaja

Untuk mendapatkan kehidupan seksual yang luar biasa, tak cukup hanya dengan menjaga kebugaran atau kesehatan tubuh secara umum. Pasangan juga harus mampu berkreasi dalam banyak hal, mulai dari komunikasi, kesamaan persepsi dalam hal mencapai kepuasan seksual, serta perlu kecerdasan dalam memaknai hubungan tersebut.

“Seperti halnya pengetahuan lainnya, masalah seks juga harus dipelajari, baik itu dari kasus dan pengalaman orang lain, melalui buku atau pendapat dokter ahli. Itu membuat orang akan paham, termasuk dalam mencari solusi atas berbagai hambatan dalam hubungan seksual,” ungkap Dr. Nugroho Setiawan, Sp.And., androlog dari Klinik Grasia, Jakarta.

Harus Dipelajari

Sebuah penelitian tentang perilaku seksual menunjukkan, hubungan seksual yang benar dan berlangsung harmonis tidak dapat dicapai secara alamiah.  Hal itu harus dipelajari dan dibina bersama oleh pasangan. Tanpa usaha itu, seks hanya sekadar aktivitas di atas ranjang.

Selanjutnya hubungan itu pun rentan menjadi sebab terjadinya perselingkuhan dan perceraian. Karena itu, kreasi dan kecerdasan dalam hal seksual diperlukan untuk menekan risiko hubungan pasangan yang meluncur ke arah ketidakharmonisan.

Kecerdasan tak bisa dipisahkan dengan persepsi positif. Dalam hal ini pasangan dituntut untuk memiliki persepsi yang baik atas kehidupan seksual. Anggapan bahwa seks merupakan hal tabu harus dibuang jauh-jauh. Dengan pemikiran ini, baik perempuan maupun laki-laki dapat secara terbuka mengungkapkan hambatan atau ketidakpuasan dalam kegiatan intim mereka.

Kecerdasan dan kebugaran mental akan membawa mereka pada sikap tenang atau rileks saat mengomunikasikan gangguan tersebut. Sering kita dengar tentang letupan emosi atau kemarahan yang meledak, gara-gara kegagalan berhubungan seks. Cara seperti ini jelas tidak menawarkan solusi apa pun. Sebaliknya, cenderung mudah menimbulkan rasa bersalah pada salah satu pihak dan menyisakan konflik yang menganga.

Juga harus disadari bahwa perempuan boleh bersikap aktif dalam berhubungan seks. Tak cuma suami yang harus selalu memegang kendali atas kegiatan tersebut, sementara sang istri menjadi “patung”.

“Interaksi ini akan lebih baik jika dibangun atas keaktifan kedua belah pihak. Sikap aktif dan kenikmatan seksual atau orgasme bagi perempuan sama sekali bukan dosa. Jadi nikmatilah sesering Anda mampu,” ujar Dr. Nugroho.

Bila kenikmatan seksual hanya dirasakan oleh salah satu pihak, akan cepat menimbulkan kejenuhan. Tak hanya bagi pasangan yang telah lama menikah, tapi juga berisiko bagi pasangan baru.

“Pada pasangan lama, kejenuhan seksual terutama disebabkan oleh monotoni, baik dalam hal suasana maupun perilaku seksual,” tutur Prof. DR. Wimpie Pangkahila, Sp.And., FAACS., Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali ini. Supaya kontak seksual dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan, perlu adanya kreativitas dari masing-masing pasangan ini.


Editor: +Catur Prasetya

Menamatkan pendidikan S1 Sastra Inggris Universitas Dr. Soetomo, redaktur yang juga penghobi berat bulutangkis…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 


Berita Terkait:




KODAK

VIDEO