Razia miras di Tangerang Selatan untuk mengantisipasi masalah sosial di Tangerang Selatan. *LICOM
LENSAINDONESIA.COM: Mendekati bulan Puasa instansi terkait di Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) bersama kepolisian merazia pedagang minuman keras di wilayah tersebut. Tindakan ini dilakukan lantaran datangnya bulan Ramadhan. Proses Razia didukung warga. Dukungan Warga dipicu tindakan antisipasi atas maraknya tindak kejahatan dan tawuran antar pemuda di kawasan tersebut.
“Kami jelas mendukung upaya penertiban di sejumlah lapak pedagang maupun kios yang ada mengantisipasi maraknya tawuran antarpemuda dan menjelang bulan puasa,” kata Heru, warga Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu (14/7/12).
Hingga kini, akibat marakanya peredaran minuman keras, banyak laporan warga yagn mengeluhkan kerapnya terjadiaksi tawuran antarpemuda. Penyebab tawuran berasal dari aksi saling ejek yang diawali dari dijajakannya secara bebas minuman keras yang dijual di sejumlah kios atau pedagang di pinggir jalan di tujuh kecamatan yang ada. Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie didampingi Kepala Satpol PP Sukanta dan Kapolsek Pondok Aren, Kompol Parmono, menegaskan pihaknya terus berkoordinasi berkaitan razia terhadap minuman keras kepada pihak kepolisian setempat.
Dalam razia itu, tim gabungan menyita 678 botol minuman keras berbagai merek dan mengamankan sekitar sepuluh pedagang. “Minuman tersebut langsung disita dan pedagang didata serta diproses agar tak menjual lagi minuman beralkohol tersebut,” tutur Kompol Parmono.
“Operasi ini dimaksudkan untuk menekan angka kejahatan dan kriminal. Diharapkan bisa tercipta rasa tentram dan aman kepada masyarakat,” pungkasnya. (LI-13)
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
5 jam yang lalu
6 jam yang lalu
7 jam yang lalu