x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Baru Nanti Malam Gelar Sholat Tarawih

Awal Ramadhan, Warga Pamekasan Patuhi Pemerintah

Jumat, 20 Juli 2012 10:50 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Awal Ramadhan, Warga Pamekasan Patuhi Pemerintah - Baru Nanti Malam Gelar Sholat Tarawih - salah satu warung di terminal Pamekasan yang masih ramai dikunjungi

salah satu warung di terminal Pamekasan yang masih ramai dikunjungi

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Mayoritas warga Pamekasan patuh pada pemerintah dan masih belum memulai puasa. Ratusan warung makan dan warung kopi di Pamekasan, Jumat (20/7/2012) siang, masih terlihat dipenuhi konsumen di kota Pamekasan. Para perokok juga terlihat bebas menghisap di sejumlah kantor pemerintah.

Itulah realitas yang terekam saat berkeliling seputar kota Pamekasan. Pantauan di sepanjang Jl Niaga yang dikenal sebagai pusat jajan, tampak 3 warung PKL dipenuhi abang becak yang sedang sarapan. Begitu pula 2 depot pecel tetap melayani konsumen.

Pemandangan yang sama terlihat di Jl Jingga. Warung kopi tampak dipenuhi sejumlah sales rokok. Tak jauh, depot sate di pojok Jl Kamboja juga terlihat didatangi konsumen.

“Saya mengikuti dan menjalankan apa yang diumumkan pemerintah yang menyatakan awal puasa dimulai Sabtu besok,” kata Triono, seorang sales yang ditemui di warkop Jl Jingga.

Suasana Terminal MPU di Jalan Stadion malah seperti hari-hari biasanya. Seluruh warung makan masih melayani konsumennya. Terdapat 32 warung yang menjajakan aneka menu kuliner.

“Sabtu besok baru saya menutup usaha. Soalnya Pak Bupati telah mengedarkan surat larangan membuka warung siang hari sampai hari lebaran nanti,” ujar Mahmudah, pengelola warung sate di Terminal MPU.

Pantauan di Kantor Bupati dan DPRD Pamekasan yang berdempetan di Jalan Kabupaten, sejumlah pegawai tampak tak canggung menikmati rokok di selasar kantor. Beberapa pegawai juga terlihat merokok sambil ngobrol di ruang kaca Area Smoking di belakang kantor bupati.

“Kami ini aparat pemerintah. Jadi wajib hukumnya taat sama putusan pemerintah yang mengumumkan awal puasa jatuh hari Sabtu besok,” aku beberapa pegawai.

Seorang pekerja kebersihan Masjid Jami’ As Syuhada di jantung kota Pamekasan, mengatakan, jika Kamis malam kemarin tidak ada solat tarawih. “Solat tarawih baru kami gelar nanti malam,” jelasnya. @arief





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty