Lakukan PHK, Tapi Tidak Mau Berikan Pesangon

Payah! Pabrik Mie di Tegal Terlantarkan Ratusan Karyawan

Editor: | Minggu, 22 Juli 2012 00:18 WIB, 308 hari yang lalu



Payah! Pabrik Mie di Tegal Terlantarkan Ratusan Karyawan - Lakukan PHK, Tapi Tidak Mau Berikan Pesangon - Ist/Buruh PT SAMS ketika melakukan aksi demo

Ist/Buruh PT SAMS ketika melakukan aksi demo


LENSAINDONESIA.COM: Ratusan buruh PT SAMS (Sinar Agung Makmur Santosa) yang terletak di Desa Demangharjo, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hingga kini masih menduduki dan menjaga ketat pabrik tersebut, Sabtu (21/7/2012). Aksi ratusan buruh mie telor dan saos ini dilatarbelakangi karena tidak diberikannya pesangon oleh perusahaan.

Mengantisipasi penyelamatan asset milik PT SAMS oleh perusahaan yang dianggap tidak bertanggungjawab, ratusan buruh rela berbuka puasa dan Shalat Taraweh berjamaah di depan pintu gerbang perusahaan yang telah gulung tikar sejak 27 Juni 2012 lalu.

Baca juga: Pakar transportasi berharap pemimpin Jateng mampu benahi infrastruktur dan Diduga kelelahan, Bupati Tegal meninggal dunia

Menurut Yadi, salah seorang mantan buruh mengatakan kepada LICOM, penjagaan yang dilakukan para buruh itu sengaja dilakukan agar tidak ada pengalihan asset milik perusahaan. “Jika kami tidak menjaga ketat pintu keluar ini, jelas mereka (perusahaan-red) pasti akan mengeluarkan asset-asset penting miliknya. Kami sudah bekerja lama disini, namun dari pihak perusahaan tidak ada tanggungjawab dan belas kasihnya kepada ratusan buruh. Apalagi menjelang lebaran ini. Kami berharap, pimpinan perusahaan dapat bertanggungjawab kepada kami dengan mengeluarkan hak kami,” ujarnya.

Seperti diketahui, ratusan buruh mie telor dan saos ini pernah melakukan blokir jalur utama Pantura demi diberikannya pesangon yang hingga kini tak pernaha ada realisasi. Ratusan buruh berharap, Pemerintah Kabupaten Tegal segera turun tangan untuk membantu menyelesaikan masalah ini.

“Kami menilai Pemkab, DPRD dan Pengusaha cuek kepada kami. Tidak mau tahu akan nasib kami. Tolonglah kami pak, rakyat kecil ini, sudah menganggur tidak ada kerjaan kok tega pesangon kami tidak diberiakan. Kami sangat memerlukannya,” ungkapnya. @boy

 



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO