x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Hanya 7 Persen Untuk 12 OPD

Anggaran Perekonomian Minim, IPM Jabar Tak Penuhi Target

Sabtu, 28 Juli 2012 01:19 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Anggaran Perekonomian Minim, IPM Jabar Tak Penuhi Target - Hanya 7 Persen Untuk 12 OPD - Ist/Wagub Jabar Dede Yusuf (kanan).

Ist/Wagub Jabar Dede Yusuf (kanan).

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Wakil Gubernur Jawa Barat H Dede Yusuf mengungkapkan tidak tercapainya target Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Jabar karena minimnya anggaran untuk sektor perekonomian.

Sedangkan, sektor perekonomian merupakan salah satu indikator keberhasil IPM, yaitu daya beli masyarakat.

Baca juga: Komisi-A DPRD Jabar galau ribuan warga belum didaftar ikut nyoblos dan GESIT telisik vokalis Calung paling "heboh" se Jawa Barat

Dalam APBD Jabar TA 2011 sektor perekonomian dianggarkan hanya sebesar 6% dan tahun 2012 dinaikan menjadi 7% untuk 12 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dari total APBD yang mencapai sebesar Rp 12 triliun lebih.

Sedangkan, untuk sektor pendidikan sudah mencapai 20% dan kesehatan 10%. Sehingga, sampai kapan pun target IPM tidak akan tercapai selama anggaran perekonomia tidak dinaikan.

Demikian dikatakan Dede Yusuf kepada LICOM saat ditemui dalam acara buka puasa bersama dan silaturahmi dengan beberapa tokoh masyarakat dan 15 pengurus DPC Partai Demokrat, yang juga dihadiri Ketua DPRD Jabar, Irfan Suryanagara dan beberapa anggota FPD DPRD Jabar diantaranya, Irwan K, Sugianto N, Zulkipli C, di Hotel Grand Aquila Bandung, Jumat (27/7/2012).

Menurut Dede, dalam penyusunan anggaran 2013 mendatang dia meminta kepada OPD terkait untuk menyusun dan membuat program yang lebih fokus dalam mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. “Sehingga seseorang dikatakan berhasil dalam ekonomi tentunya sektor perekonomiannya berjalan dengan baik. Saya juga akan berkoordinasi dengan DPRD Jabar yang memiliki fungsi Budgeting/anggaran agar sektor perekonomian dapat ditingkatkan, minimal sebesar 10% dari total APBD,” ujarnya.

Dede mengatakan, Provinsi Jawa barat memiliki potensi ekonomi yang cukup menggiurkan, karena Jabar memiliki market yang cukup besar karena dengan jumlah penduduk hampir mencapai 45 juta jiwa tentunya memiliki kebutuhan sandang, pangan dan papan yang cukup besar. Selain itu, Jabar memiliki sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang cukup memadai, termasuk manufaktur seperti untuk produsen kendaraan, Jabar memiliki bahan pokok produksi kendaraan minimal ada 40 berasal dari Jabar, diantaranya kain dan karet.

Juga, Jabar memiliki iklam investasi tersebasar ke tiga di Indonesia dan masyarakat sudah terbiasa dengan sector riil (informal), perdagangan, wirausaha. Sehingga, perkembangan UKM cukup berkembang baik karena hampir 99% wirausaha masyarakat Jabar bergerak di bidang UKM. @husein

 




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty