Proyek Migas Blok Cepu Butuh 600 hektar lahan

Proyek Blok Cepu Terkendala Penyediaan Lahan

Editor: | Sabtu, 28 Juli 2012 10:30 WIB, 299 hari yang lalu



Proyek Blok Cepu Terkendala Penyediaan Lahan - Proyek Migas Blok Cepu Butuh 600 hektar lahan - ist: Blok Cepu masih belum bisa maksimal eksplorasi minyak

ist: Blok Cepu masih belum bisa maksimal eksplorasi minyak


LENSAINDONESIA.COM: Keinginan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan semburan minyak bumi dan Gas hingga 20 persen sampai saat ini belum bisa terealisasi gara-gara tidak maksimalnya penyediaan lahan tanah. Menurut Field Public and Gevernment Affairs Manager Mobil Cepu Limited (MCL), Rexy Mawardidjaya, lahan yang harus disediakan sedikitnya 600 hektar.

Penambahan penyediaan lahan dipastikan sedikit terhambat karena lahan seluas itu membutuhkan dana trilliunan rupiah. Apalagi saat ini harga tanah di sekitar Blok Cepu sudah melambung tinggi hingga mencapai Rp400.000, per meternya.

Baca juga: Bupati Bojonegoro ancam cabut izin proyek migas Blok Cepu dan Proyek Blok Cepu Banyak Melanggar Perda Konten Lokal

Itu belum dihitung kalau diatas tanah warga itu terdapat tananam jati. Dipastikan harganya bisa melejit hingga dua kali lipat karena menurut aturan yang ada harga jati tersebut dihitung perpohonnya.

“Lahan seluas itu untuk proyek Engineering procurement and construction (EPC) 1 hingga 5 Banyuurip Blok Cepu. Hingga saat ini lahannya masih kurang. Namun pihaknya terus menambah pembelian tanah dan sebagian lagi masih dalam proses administrasi,” cetus Rexy.

Mugito, warga Desa Gayam yang masuk ring I, mengatakan saat ini masyarakat sudah pintar untuk tidak sembarang menjual aset lahannya karena dikhawatirkan dimanfaatkan calo tanah. “Yang jelas kita mau harga sepadan dan tidak mau ada keterlibatan calo tanah,” tegasnya. @hidayat



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO