x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Ditolak Pastur Gereja Mississippi

Pasangan Kulit Hitam Dilarang Menikah Di Gereja Amerika Serikat

Minggu, 29 Juli 2012 13:06 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Pasangan Kulit Hitam Dilarang Menikah Di Gereja Amerika Serikat - Ditolak Pastur Gereja Mississippi - ist: sejumlah papan bertuliskan kritikan langsung ditancapkan di sekitar gereja rasis

ist: sejumlah papan bertuliskan kritikan langsung ditancapkan di sekitar gereja rasis

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah tempat di Amerika Serikat ternayata masih mengusung rasis dalam menjalankan aktivitasnya. bahkan rumah ibadah dalam hal ini gereja justru memberi contoh yang buruk.

Charles dan Te`Andrea Wilson, sejoli asal Mississippi, Amerika Serikat, harus kecewa dan menanggung malu karena pernikahannya tidak bisa digelar di gereja yang biasa mereka datangi.

Yang membuat mereka sedih adalah alasan penolakan itu dikarenakan pastur menolak menikahkan karena keduanya berkulit hitam. Apalagi sejumlah kerabat dan teman juga sudah hadir di gereja tersebut.

Seperti diberitakan AFP, Minggu (29/7/2012), Pastur Stan Weatherford mengatakan bahwa tidak pernah ada pernikahan untuk orang kulit hitam di Gereja First Baptist di Crystal Springs, Mississippi, sejak dibuka pada tahun 1883.

Weatherford berdalih dirinya akan dipecat jika menikahkan pasangan itu. Namun dengan cepat Weatherford menawarkan kedua pasangan itu untuk menikah di sebuah gereja yang kebanyakan jemaatnya berkulit hitam.

Charles yang datang ke gereja bersama putrinya yang baru berusia 9 tahun sempat berkaca-kaca matanya ketika harus menjelaskan penolakan tersebut. “Bagaimana Anda bisa mengatakan kepada putri Anda, bahwa kita ditolak menikah di sini karena berasala dari ras kulit hitam,” ujarnya menhana tangis.

Warga yang berada di sekitar gereja langsung bereaksi keras atas penolakan pernikahan Charles dan Te’Andrea Wilson. Mereka mengkritik tindakan yang dilakukan oleh Pastur Weatherford. “Gereja adalah rumah Tuhan. Itu berarti mereka juga,” kata Theresa Norwood (48), warga setempat.

Kabar yang dengan cepat menyebar luas itu membuat  warga sekitar gusar dan berduyun-duyun mendatangi gereja tersebut. sejumlah papan bernada kritik dan hujatan langsung dipasang disekitar lokasi untuk menunjukkan sikap tidak simpati mereka atas sikap pihak gereja. @int/LI-14

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty