x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Razia Ramadhan Temukan Pelanggaran RHU

Tak Punya Ijin, C’Zar Hotel And Spa Nekat Buka Saat Ramadhan

Minggu, 29 Juli 2012 10:38 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Tak Punya Ijin, C’Zar Hotel And Spa Nekat Buka Saat Ramadhan - Razia Ramadhan Temukan Pelanggaran RHU -

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Operasi Tim Gabungan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaaraan Usaha Kepariwisataan yang terdiri dari Garnisun Tetap III Surabaya, Polrestabes Surabaya, Bakesbangpol Linmas, Satpol PP, Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat dan bagian Hukum Sekretariat Kota Surabaya, menemukan pelanggaran yang dilakukan sebuah hotel.

Awalnya, kegiatan tersebut menyisir tiga lokasi RHU yakni, Brewy Brunch cafe & Lounge di Jl Siola Tunjungan center, Club hiburan malam Penthouse dan C’zar Hotel and Spa di Jl Ngagel lantai 5 Carrefour, Surabaya.

Dari hasil temuan berhasil menemukan perijinan yang disalahgunakan pihak C’zar Hotel and Spa. Yakni ijin buka usaha spa digunakan untuk membuka operasional hotel. Parahnya, fasilitas kamar hotel itu digunakan untuk melengkapi spa eksklusif. ┬áSehingga pengunjung tempat hiburan tersebut ┬ábisa mendapat layanan spa atau pijat refleksi di kamar hotel.

Dari bukti itu sudah bisa diketahui bahwa pengelolaan tempat usaha C’zar Hotel and Spa jelas melanggar aturan ketetapan pengajuan perijinan.

“Ternyata pihak pengusaha mengubah ijin spa biasa dengan jam buka 24 jam menjadi menjadi spa yang ekslusif. Yang seharusnya kegiatan spa hanya 3 kamar saja berubah menyambung jadi satu dengan hotel yang masih belum ada ijin operasi membukanya,” terang Sumarno, Kepala Bakesbangpol dan Linmas Kota Surabaya.

Pelanggaran lainnya, terlihat dari temuan daftar harga yang sudah siap ditawarkan kepada pengunjung, sebutnya. Kamar Hotelnya pun berjumlah 15 kamar dan rapi tertutup pintu kaca seolah bukan jalan masuk menuju Hotel.

“Selanjutnya Tim gabungan langsung menutup untuk sementara Spa dan Hotel ini sehingga tidak dapat beroperasi sambil menunggu ijin yang masih belum keluar untuk kegiatan Hotelnya,” tegas Sumarno. @Jey

 





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty