x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Bangun Sarana Gedung Berstandar Internasional

Sambut Visit Jateng 2013, Pemprov Jateng Revitalisasi PRPP

Rabu, 01 Agustus 2012 21:15 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Sambut Visit Jateng 2013, Pemprov Jateng Revitalisasi PRPP - Bangun Sarana Gedung Berstandar Internasional - Logo Visit Jateng 2013

Logo Visit Jateng 2013

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Guna menyambut Visit Jateng 2013, pemerintah provinsi Jawa Tengah berencana membangun sarana gedung berstandar internasional. Rencananya, pemerintah akan merivitalisasi area Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah yang selama menjadi aset BUMD Jawa Tengah.

Hal itu terungkap dalam rapat pertemuan “rencana Pengembangan PT. PRPP Jateng” di Semarang, Rabu (1/8/2012). Dalam rapat tersebut selain dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Bibit Mardiyanto, dan jajaran Eksekutif, juga dihadiri Komisi A, C, D, pimpinan Fraksi DPRD Jawa Tengah beserta konsorsium investor Jawa Tengah.

Baca juga: Transportasi umum murah dan nyaman, masih sebatas mimpi dan Pegurus Yayasan Sam Poo Kong tersangka korupsi dana hibah

Gubernur jawa Tengah, Bibit Waluyo memaparkan sesuai masterplan, area kawasan PRPP yang menempati lahan seluas 46,5 ha itu akan dibangun venue internasional yang akan digunakan sebagai sarana pertemuan, konvensi, pameran/expo (MICE) modern dan terpadu untuk wilayah Jawa tengah yang akan diberi nama Jateng Expo City (JEC).

“JEC diharapkan bisa menjadi sarana terintegrasi dan mendukung peran badara A. Yani sebagai gerbang masuk wisatawan dan investor Jawa Tengah” ungkapnya.

Diharapkan JEC nanti akan menjadi simbol pembangunan Jawa Tengah bersama program infrastruktur lainnya seperti jalan tol, pembangkit listrik, pelabuhan, bandara udara dll. Bahkan JEC akan membangun bangunan-bangunan dengan arsitektur menawan yang merupakan simbol (landmark) Jawa Tengah.

Sementara itu, guna kelancaran itu pemprop Jateng akan menggandeng PT. Distrik Bisnis Semarang (PT. DBS) yang merupakan konsorsium investor yang akan mengembangkan PRPP menjadi kawasan expo modern. Meski demikian, dalam pertemuan tersebut belum dibahas detail terkait pembiayaan beserta tahapan pembangunan detail Jateng Expo City (JEC).

Menanggapi hal itu, Sekretaris Fraksi Gerindra Jawa Tengah Dwi Yasmanto, STP mengapresiasi positip rencana pemprop tersebut. Meski demikian, dirinya menanyakan lebih jauh tekait adanya perubahan status BUMD nantinya jika harus direvitalisasi menjadi Perusahaan mandiri. “selama ini status PRPP adalah murni BUMD yang pembiayaannya berasal dari APBD, tetapi jika harus mandiri bagaimana strategi pembiayaan modalnya” tegasnya.

Lebih jauh, anggota komisi E DPRD Jateng tersebut juga menanyakan mekanisme pengelolaan sewa asset PRPP seluas 46,5 ha yang selama ini murni aset pemerintah propinsi Jawa Tengah. Dengan kata lain jika PT.
DBS atau ada pihak ketiga nantinya yang benar-benar sanggup, maka Pemprop Jateng harus memikirkan pendanaan, sewa aset, bagi hasil laba dalam rangka target PAD jateng nantinya.

“Pengoptimalan aset dan bagi hasil aset nantinya harus dituangkan dalam Mou antara pemerintah dengan pihak ketiga secara transparan” tegasnya. @nur

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty