Pelanggan Capai 12,4 Persen

PLN Jatim Jamin Tidak “Byar Pet” Saat Lebaran

Editor: | Minggu, 05 Agustus 2012 02:08 WIB, 293 hari yang lalu



PLN Jatim Jamin Tidak “Byar Pet” Saat Lebaran - Pelanggan Capai 12,4 Persen - Ist/General Manager Distribusi Jatim PLN, Hariyanto WS

Ist/General Manager Distribusi Jatim PLN, Hariyanto WS


LENSAINDONESIA.COM: PT PLN Jatim mengklaim telah menempati posisi kedua pengguna token terbanyak setelah Jawa Barat yang mencapai 1.014.000 pelanggan. Apalagi tahun ini, jumlah pemasang baru listrik PLN tahun 2012 mencapai 12,4 persen dari tahun lalu.

General Manager Distribusi Jatim PLN, Hariyanto WS, menyatakan, optimis pada akhir tahun 2012 mendatang jumlah sambungan baru PLN akan meningkat drastis 20 persen. Apalagi, sektor industri pun sudah mulai tumbuh, terlihat dari jumlah inden sambungan listrik baru industri kini mencapai angka 40 industri.

Baca juga: E2I optimis kinerja keuangan akan lebih baik dan Kemampuan industri dalam negeri tak perlu diragukan lagi

“Saat ini antusiasme penyambungan sudah sangat tinggi, terutama dengan adanya pemasangan token atau listrik prabayar yang serta pola pemasaran siji lan pitu. Dimana sekarang listrik pemasangan baru tak lagi tersambung dalam 8 hari kerja tetapi bisa dipercepat menjadi 4 hari,” ujar Hariyanto.

Disebutkan, pada semester pertama tahun 2012, terdapat 261.000 sambungan baru, dari target sebanyak 500.000 sambungan baik industri maupun rumah tangga. Saat ini pelanggan token di Tanah Air sudah melebihi token di luar negeri yang sudah maju sekalipun dengan jumlah pelanggan enam juta.

Sementara itu, Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Jatim, Arkad Matulu, menjamin tidak ada pemadaman selama mengawal Ramadhan utamanya pada lebaran nanti. Sebab, dalam pengawalan hari besar tersebut PLN tetap menyiagakan petugas teknis untuk memantau situasi listrik saat warga mudik lebaran.

“Bagi kami tidak ada hari yang spesial. Artinya semua hari kerja kami spesial dan kami tetap menyiagakan petugas kami dilapangan untuk memantau listrik warga. Khususnya warga yang tengah mudik atau melakukan silaturahmi saat lebaran,” tambahnya. @panji



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO