Rawan Kecelakaan, Macet Hingga Marak Bajing Loncat

Waduh! DPR Nyatakan Jalur Pantura ‘Berbahaya’ bagi Pemudik

Editor: | Minggu, 05 Agustus 2012 00:23 WIB, 318 hari yang lalu



Waduh! DPR Nyatakan Jalur Pantura ‘Berbahaya’ bagi Pemudik - Rawan Kecelakaan, Macet Hingga Marak Bajing Loncat - Ist/Anggota DPR RI Fraksi PAN Ir Teguh Juwarno

Ist/Anggota DPR RI Fraksi PAN Ir Teguh Juwarno


LENSAINDONESIA.COM: Anggota DPR RI Fraksi PAN, Ir Teguh Juwarno MSi menyatakan, jalur mudik di sepanjang Pantai Utara (Pantura) laut Jawa rawan untuk dilalui para pemudik. Jalur rawan tersebut tepat berada di jalur Pantura Tegal.

Pasalnya, jalur tersebut merupakan jalur titik letih. Sehingga, untuk menanggulangi maraknya kecelakaan dan kemacetan yang akan terjadi perlu adanya perhatian khusus dari berbagai pihak demi keselamatan dan kelancaraan arus mudik dan arus balik.

Baca juga: Pakar transportasi berharap pemimpin Jateng mampu benahi infrastruktur dan Diduga kelelahan, Bupati Tegal meninggal dunia

Dari hasil pantauan LICOM di sepanjang jalan Pantura Jawa Tengah, banyak warga yang merasa kecewa dengan kondisi jalan saat ini. Bagi para pemudik harus mewaspadai jalur rawan kecelakaan dan rusak yang berada di Pantura, seperti Brebes-Tegal, Tegal-Pemalang, Batang-Kendal dan Kudus-Pati.

“Selain itu, juga banyak ditemui jalan yang menyempit, tikungan tajam, turunan tajam maupun arus padat lalu lintas,” ujar Teguh kepada LICOM saat tinjauan ke lokasi perbaikan jalan Yos Sudarso Kota Tegal, Sabtu (4/8/2012).

Teguh menambahkan, kawasan yang rawan kemacetan dikarenakan keramain kota, pasar tumpah dan persimpangan lalu lintas.

Berdasarkan data Polda Jateng, sedikitnya terdapat 17 daerah rawan bajing loncat, 143 rawan kecelakaan dan 131 daerah rawan macet. Untuk mengantisipasi hal itu, Polda Jateng menurunkan sedikitnya 12.000 personil untuk mengamankan jalannya arus mudik dan arus balik lebaran. @boy



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO