x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Ganti Rugi Kebakaran Pabrik Pengolahan Getah Pinus

Perhutani Trenggalek Terima Asuransi Rp18,6 Miliar

Selasa, 07 Agustus 2012 21:24 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Perhutani Trenggalek Terima Asuransi Rp18,6 Miliar - Ganti Rugi Kebakaran Pabrik Pengolahan Getah Pinus - Klaim Asuransi (ilustrasi)

Klaim Asuransi (ilustrasi)

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: PT Perhutani Anugerah Kimia (PAK) menerima klaim sebesar Rp18,6 miliar dari perusahaan asuransi Parolamas. Klaim tersebut untuk ganti rugi kebakaran yang dialami pabrik pengolah produk turunan getah pinus tersebut, Senin (6/7) dinihari.

“Itu nilai klaim asuransi yang akan kami terima berdasar konfirmasi yang disampaikan pihak Parolamas ke manajemen PT PAK,” terang Direktur Utama PT PAK, Bambang Tri Atmojo melalui siaran pers yang disampaikannya kepada wartawan di Trenggalek, Selasa (7/8/2012).

Baca juga: Bangun Bendungan, Pemkab Trenggalek sosialisasi relokasi lahan dan Ribuan Pasukan Gabungan Amankan Pilkades Serentak Trenggalek

Klaim perugian yang diberikan perusahaan asuransi yang berkedudukan di Jakarta tersebut tidak sepenuhnya menutup nilai kerugian yang diderita PT PAK.

Bambang Tri menjelaskan bahwa hitungan klaim asuransi atas rusak/hancurnya seluruh aset PT PAK dihitung berdasar total nilai investasi yang terbakar, dikurangi estimasi penyusutan barang setelah hampir 12 tahun berdiri.

“Dulu kami membangun pabrik ini pada tahun 2002 dengan nilai investasi sekitar Rp30 miliar. Ditambah dengan aset bahan baku serta produk olahan yang sudah siap ekspor, estimasi kerugiannya kami taksir sekitar Rp35 miliar,” jelasnya.

Bambang yang saat konferensi pers didampingi seluruh jajaran direksi PT PAK tidak menjelaskan detail pencairan asuransi dimaksud.

Ia hanya mengatakan bahwa dana tersebut diproyeksikan untuk membangun pabrik baru, setelah terlebih dahulu membahasnya dengan para pemegang saham perusahaan, termasuk Perum Perhutani.

Disebutkan, PT PAK merupakan perusahaan patungan (“joint venture”) antara Perum Perhutani dengan PT Bina Anugerah Inti Kimia, dengan persentase saham masing-masing adalah 55 persen : 45 persen.

Kedua belah pihak bersepakat untuk melakukan kerjasama bisnis dibidang industri pengolahan produk turunan getah pinus di Jalan Kanjeng Jimat, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Tahun 2002 pabrik yang diberi nama PT Perhutani Anugerah Kimia (PAK) ini didirikan hingga resmi beroperasi pada tahun 2004.

Dalam perjalanan bisnisnya, PT PAK ini memiliki prospek usaha/bisnis yang cukup bagus sehingga mampu menjual produk olahan mereka untuk bahan baku lem dan cat, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik tapi juga ekspor ke Eropa dan Asia Timur.

Bambang menyebut omset bisnis PT PAK per tahunnya rata-rata mencapai kantara Rp2-3 miliar per bulan.

Kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (7/6) dinihari menyebabkan perusahaan ini praktik menghentikan seluruh aktivitas produksinya hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Kapolres Trenggalek AKBP Totok Suhariyanto mengkonfirmasi bahwa kasus tersebut masih tahap penyelidikan. *LI-13/ant




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty