GP2 Series, Sirkuit Belgia

Rio: Sirkuit Belgia Sangat Menantang Sekali

Editor: | Rabu, 08 Agustus 2012 15:22 WIB, 283 hari yang lalu



Rio: Sirkuit Belgia Sangat Menantang Sekali - GP2 Series, Sirkuit Belgia -

LENSAINDONESIA.COM: Rio Haryanto tengah bersiap untuk melakoni tiga seri terakhir di GP2 musim ini, di mana salah satu seri akan digelar di Spa-Francorchamps, Belgia. Menurutnya, sirkuit tersebut punya karakter yang cukup menantang.

Seri GP2 Belgia akan berlangsung pada 1-2 September mendatang dan akan diikuti oleh seri di Italia (8-9 September) dan Singapura (22-23 September). Rio menargetkan diri untuk setikdanya bisa mendapatkan poin dan target tertingginya adalah mencapai podium

Baca juga: Rio Haryanto Perlu Adaptasi dan Rio Tercecer di Luar 20 Besar

Ia menyebut tiga seri terakhir akan menjadi tantangan bagi dirinya, terutama Belgia. Tetapi, ia juga cukup optimistis untuk tampil bagus di Italia, di mana ia menyukai karakter sirkuitnya.

“Belgia sirkuit yang cukup menantang dan Monza sebenarnya sirkuit yang saya sukai. Di Singapura, saya pernah podium juga. Mungkin saya bisa mendapatkan poin,” ujarnya kepada wartawan.

Untuk mencapai target poin, Rio bertekad untuk mencatat hasil bagus saat kualifikasi supaya mendapatkan posisi yang bagus saat feature race. Sebagai catatan, Rio finis di urutan ketujuh pada sprint race di Hongaria. Kala itu, ia start dari urutan 12 dan harus berjuang keras di setiap lap.

“Mudah-mudahan dapat poin. Dan mudah-mudahan dapat kualifikasi yang bagus dan dapat poin di race pertama,” ucapnya.

Setelah melakoni tes di Silverstone beberapa waktu lalu, Rio juga dipastikan mendapatkan super-license atau SIM untuk membalap di Formula 1. Rio berharap bisa berlaga di sana suatu hari nanti. Ketika ditanya apakah ada kemungkinan dirinya bakal menjajal kemungkinan untuk jadi pay driver seperti yang pernah dilakukan oleh Fernando Alonso ataupun Pastor Maldonado, Rio tak menampiknya.

“Kalau soal pay driver, itu pastinya tergantung yang mendukung saya. Saya pernah mendapatkan tawaran dari sponsor lain. Tapi, saya lebih memilih mendapatkan dukungan sponsor dari Indonesia,” tukasnya.


Editor: +Catur Prasetya

Menamatkan pendidikan S1 Sastra Inggris Universitas Dr. Soetomo, redaktur yang juga penghobi berat bulutangkis…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 


Berita Terkait:




KODAK

VIDEO