LENSAINDONESIA.COM: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan awal musim hujan 2012/2013 umumnya mulai Oktober 2012 yaitu pada 122 Zona Musim atau 35,7 persen.
“Awal musim hujan pada Oktober 2012 tersebut diprakirakan terjadi di 17 ZOM di Sumatera, 64 ZOM di Jawa, tujuh ZOM di Bali, satu ZOM di NTT, 17 ZOM di Kalimantan, 12 ZOM di Sulawesi, satu ZOM Maluku dan tiga ZOM di Papua,” kata Kepala BMKG Sri Woro B Harijono di Jakarta, kemarin.
Baca juga: Forum perekayasa nasional bahas "action plan" teknologi Indonesia dan Hari Raya Nyepi di Bali bisa turunkan tensi global warming
Menurut Sri, musim hujan 2012/2013 juga menunjukkan secara umum curah hujan normal yaitu di 223 ZOM (65,2 persen) dilihat dari nilai rata-rata curah hujan selama 30 tahun, namun dibeberapa wilayah yaitu di 108 ZOM berpotensi di bawah normal. Sementara yang di atas normal hanya di 11 ZOM
Sri menambahkan, tinjauan dinamika atmosfer dilihat dari pasokan massa uap air ditarik ke pasifik dan menunjukkan El Nino lemah yaitu 0,5-1,0 derajat celcius, berpotensi pengurangan curah hujan di Indonesia bagian Timur dan bagian Tengah yang tidak terlalu signifikan.
“Sementara itu, temperatur perairan Indonesia hangat karena ada penguapan atau penambahan massa uap air dan Dipole Mode normal sebab tidak ada gangguan terhadap massa uap air di Indonesia bagian Barat,” terang Sri.
Sedangkan dari 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia, awal musim hujan yang juga terjadi pada November 2012 di 116 Zona Musim (ZOM) atau 33,9 persen dan beberapa wilayah lainnya awal musim hujan terjadi pada Juli sebanyak tiga ZOM, Agustus di 10 ZOM dan September 26 ZOM. “Pada Desember 2012 sebanyak 55 ZOM dan terus menurun pada Januari 2013 di satu ZOM, Maret enam ZOM, April dua ZOM dan Mei satu ZOM,” tegas Sri. @hidayat
Berita Terkait:
20 menit yang lalu
23 menit yang lalu
45 menit yang lalu
45 menit yang lalu
46 menit yang lalu
48 menit yang lalu
50 menit yang lalu
51 menit yang lalu
53 menit yang lalu
1 jam yang lalu