MInta Kasus Tak Dibesar-Besarkan

PPP Bela Rhoma Soal Ceramah SARA

Editor: | Sabtu, 11 Agustus 2012 14:02 WIB, 284 hari yang lalu



PPP Bela Rhoma Soal Ceramah SARA - MInta Kasus Tak Dibesar-Besarkan - ist: Rhoma Irama

ist: Rhoma Irama


LENSAINDONESIA.COM: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membela pedangdut Rhoma Irama soal ceramahnya yang dinilai berbau SARA. PPP melihat kapasitas Rhoma hanya sebagai ulama bukan kader partai, sehingga kasusnya tak perlu dibesar-besarkan.

“Yang disampaikan Rhoma itu ayat-ayat. Sepanjang Rhoma menyampaikan sebagai ustadz dan bukan kapasitas sebagai kader itu bukan masalah,” ujar Sekjen PPP Mochammad Romahurmuziy usai diskusi di Warung Daun Cikini, Sabtu (11/8).

Baca juga: Capres Rhoma ingatkan keras bangsa Indonesia harus kembali ke Pancasila dan Elektabilitas Jokowi-Rhoma Melebihi SBY-Boediono

Ketua Komisi IV DPR itu meminta agar Panwaslu DKI tidak buru-buru memutuskan ceramah Rhoma merupakan satu pelanggaran. Dia yakin masyarakat sudah cerdas untuk tak merespons informasi soal SARA. “Panwaslu juga jangan bersikap berlebih dengan langsung mengkriminalisasi,” katanya.

Pria yang biasa dia disapa Romi ini mengaku khawatir jika kasus ini masuk ke ranah pidana, akan menjadi preseden buruk seperti rezim Orde Baru. “Kita takutnya seperti zaman Orba, selain itu saya minta yang dilakukan Rhoma disikapi secara dewasa,” tuturnya.

Seperti diketahui Rhoma Irama saat menggelar sholat tarawih bersama, berceramah dengan materi yang diduga berbau SARA di Masjid Al-Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo rupanya hadir dalam acara itu. Rhoma juga sudah diperiksa oleh Panwaslu DKI. @mk/LI-14



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO