Elite DPP PKS saat mendeklarasikan dukungan kepada Foke-Nara
LENSAINDONESIA.COM: Pasca Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dalam Pilkada DKI putaran kedua September mendatang, massa PKS yang dulu mendukung Hidayat Nur Wahid-Didiek J Rachbini, dikabarkan tak solid.
Massa PKS di grass root menyesalkan sikap elite PKS yang lebih memilih politik transaksional ketimbang mendukung perubahan untuk kemaslahatan publik Jakarta.
Baca juga: Isi Liburan, FX Sudirman Hadirkan Bouncing Land dan Ahok : Pemerintah harus bisa kendalikan harga sembako
Keputusan elite DPP PKS mendukung Foke-Nara dinilai blunder dan bisa mempermalukan PKS sendiri pada putaran kedua nanti.
Beredar kabar, keputusan DPP itu bukan cerminan aspirasi dari grass root yang sebenarnya.
Menanggapi isu tersebut, Sekjen PKS Anis Mattam, Rabu (15/08) menolak dan mengklaim kader PKS akan ikut dengan keputusan yang diambil elite DPP PKS.
Anis malah mengatakan kalau keputusan DPP itu karena DPP sudah memperoleh input dari kalangan grass root yang menginginkan suara PKS diberikan kepada pasangan Foke-Nara.
“Insya Allah semua kadr PKS akan patuh dan mendukung keputusan DPP,” ujar Anis Matta.@bt/LI12
Berita Terkait:
19 menit yang lalu
1 jam yang lalu
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu
5 jam yang lalu
5 jam yang lalu