Ist/Ilustrasi gempa bumi
LENSAINDONESIA.COM: Gempa bumi dengan kekuatan 6,2 SR (Skala Richter) kembali mengguncang Palu, Sulteng, Sabtu (18/8/2012) pukul 16.41 WIB. Tepatnya berada di 1,21 LS- 120,08 BT. Yakni, 27 KM barat daya Parigimoutong dan 38 KM Tenggara Sigi-Sulteng, 40 KM Tenggara Palu.
“Pusat gempa pada kedalaman 10 KM dan berada di daratan merupakan bagian dari sesar Palukoro. Sesar Palukoro bergerak rata-rata 3 CM per tahun. Sehingga, sangat berbahaya. Gempa tidak berpotensi tsunami,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB kepada LI.COM di Jakarta, Sabtu (18/8/2012).
Baca juga: Tersangka miras divonis tiga bulan penjara dan Tender dinas PU Gorontalo disinyalir marak 'pungli'
Menurutnya, gempa dirasakan sangat keras oleh masyarakat di Palu selama 15 detik yang sedang berbuka puasa. Intensitas gempa mencapai VI-VII MMI. Akibatnya, masyarakat Kota Palu berhamburan keluar rumah.
Informasi dari BPBD Kota Palu hingga saat ini tidak ada dampak terhadap bangunan di kawasan perdagangan, Mall Tatura Palu, Hotel Santika 9 lantai dan perkantoran. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa dan sebagian lagi mengkumandangkan takbir.
BPBD Kota Palu sedang melakukan pendataan. Dan informasi akan disampaikan jika ada perkembangan. @hidayat
Berita Terkait:
7 menit yang lalu
7 menit yang lalu
24 menit yang lalu
59 menit yang lalu
2 jam yang lalu
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
3 jam yang lalu
4 jam yang lalu
4 jam yang lalu