x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Dugaan Korupsi Pengadaan SHS

Politisi Partai Demokrat dan PDIP Diperiksa KPK

Jumat, 31 Agustus 2012 13:42 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Politisi Partai Demokrat dan PDIP Diperiksa KPK - Dugaan Korupsi Pengadaan SHS - ist: Sutan Bathoegana

ist: Sutan Bathoegana

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: KPK kembali mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan Solar Home System (SHS) di Ditjen Energi dab Sumber Daya Mineral (ESDM). Jum’at (31/8/2012), KPK menjadwalkan pemeriksaan dua anggota DPR RI yakni Politisi Demokrat, Soetan Bhatoegana dan Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Herman Heri.

Selain dua anggota DPR tersebut, KPK juga memanggil satu orang lainnya sebagai saksi, yakni Andri Syahreza, Dosen UI. “Pemeriksaan mereka hanya sebagai sebagai saksi,” kata Kabag Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha.

Nama Sutan Bhatoegana memang kerap disebut-sebut terlibat dalam pengurusan proyek yang bernilai Rp 131,2 miliar ini. Sebelumnya, pada sidang di pengadilan Tipikor 24 November 2011 lalu, Sofyan Kasim yang merupakan kuasa hukum Ridwan Senjaya, menyebutkan bahwa dalam proyek tersebut banyak pihak yang berusaha menitipkan perusahaan, dan salah satunya adalah anggota DPR RI, Sutan Bhatoegana.

Sofyan, juga menambahkan bahwa bukan hanya Sutan, yang memiliki andil dalam kasus tersebut akan tetapi, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Gories Mere dan Jamintel, Wisnu Subroto, juga terlibat dalam kasus ini.

“Dari DPR ada nama Sutan Bhatoegana, sedang Polri ada Gories Mere dan dari Kejaksaan disebut nama Wisnu Subroto. Ridwan bilang itu pesanan dari Dirjen (Jacob Purwono), karena Dirjen tersangkut perkara di Kejaksaan,” ungkap Sofyan beberapa hari lalu. @endang





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty