Catatan Enjay Diana (Sek. II Fungsi Pensosbud KBRI Moskow) -1

Belajar Bahasa Indonesia di Timur Jauh Rusia, Wow!

Editor: | Minggu, 09 September 2012 18:23 WIB, 256 hari yang lalu



Belajar Bahasa Indonesia di Timur Jauh Rusia, Wow! - Catatan Enjay Diana (Sek. II Fungsi Pensosbud KBRI Moskow) -1 - Kampus Universitas Federal Timur Jauh Rusia atau Far Eastern Federal University (FEFU). *diana

Kampus Universitas Federal Timur Jauh Rusia atau Far Eastern Federal University (FEFU). *diana


LICOM: Siapa bilang Indonesia tidak dikenal. Bagi penduduk Rusia bagian Timur, mereka mempelajari bahasa dan budaya Indonesia di Universitas Federal Timur Jauh atau  populer dengan nama “FEFU”. Lulusannya dijamin cas-cis-cus berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Inilah salah satu jurusan Indonesia yang anyar dan perlu dibantu. Mau tahu tentang FEFU?

Universitas Federal Timur Jauh Rusia (Far Eastern Federal University/FEFU) saat ini, menjadi salah satu perguruan tinggi terbesar, modern dan bertaraf Internasional di Rusia. Sebelumnya, Universitas ini bernama Universitas Nasional Timur Jauh (Far Eastern National University/FENU). Perubahan FENU menjadi FEFU setelah terjadi penggabungan beberapa sekolah tinggi dan perguruan tinggi yang ada di wilayah Timur Jauh Rusia.

Baca juga: Cina Desak Negara APEC Genjor Pengembangan Infrastruktur dan Peminat Indonesianis di Rusia Masih Terkendala Tenaga Pengajar

Kampus FEFU yang baru ini berada di Pulau Russkiy. Saat ini, belum digunakan untuk proses belajar mengajar. Lokasi kampus sangat cocok untuk tempat studi. Karena jauh dari hingar bingar keramaian kota besar. Kampus yang menghadap ke Laut Jepang ini dapat memberikan inspirasi dan ketenangan bagi mahasiswa dalam belajar.

FEFU tidak akan kalah bersaing dengan kampus-kampus dunia lainnya. FEFU dapat lebih dikenal karena dijadikan tempat pelaksanaan KTT APEC 2012 tanggal 8-9 September 2011, dimana hadir pula Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Pada saat pendirian tahun 1899, universitas ini bernama Institut Ketimuran. Tahun 1956 berganti nama menjadi FENU, dan sejak tahun 2010 menjadi ini FEFU. Jumlah mahasiswa yang studi di berbagai jurusan dan jenjang pendidikan saat ini lebih dari 41 ribu orang. Termasuk, mahasiswa yang mendalami bahasa Indonesia dan studi Indonesia.

Melihat pentingnya pengembangan hubungan dengan kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, tahun 2006 dibuka jurusan Indonesia di FEFU. Sehingga, mahasiswa dapat mempelajari tentang Indonesia, termasuk bahasanya. Spesialisasi ini merupakan spesialisasi baru di wilayah Timur Jauh Rusia. Namun demikian, peminatnya terlihat peminat yang mempelajari “Jamrud Khatulistiwa”.

Jumlah dalam satu kelas memang tidak banyak. Saat ini, terdapat 12 mahasiswa yang belajar bahasa Indonesia. Sementara yang telah lulus sebanyak 10 orang. Dari mahasiswa-mahasiswa yang mempelajari Indonesia ini, hampir sebagian besar pernah ke Indonesia untuk memperdalam bahasa dan budaya Indonesia melalui Program Beasiswa “Darmasiswa” dari pemerintah Indonesia. @bersambung



Berita Terkait:




KODAK

VIDEO