x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Diduga Ibas Musim Kemarau

Kebakaran Hutan Madiun, Satu Hektare Tanaman Jati Hangus

Jumat, 14 September 2012 04:36 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Kebakaran Hutan Madiun, Satu Hektare Tanaman Jati Hangus - Diduga Ibas Musim Kemarau - kebakaran hutan /Ilustrasi LICOM

kebakaran hutan /Ilustrasi LICOM

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kebakaran hutan melanda wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Kuwiran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Dungus, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun, di Desa Kuwiran, Kabupaten Madiun, Jatim, Kamis (13/9/2012).

Luas hutan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare lebih dan merupakan hutan produksi dengan tanaman jati berumur sekitar 20 tahun.

“Titik api mulai terlihat sekitar pukul 12.00 WIB siang tadi. Api dengan cepat membesar dan merambat akibat banyaknya ranting serta daun yang kering. Bahkan, api hampir merambat ke rumah penduduk yang berdekatan dengan area hutan terbakar tersebut,” ujar Saimun, warga Desa Kuwiran.

Sebelum api menjalar ke permukiman warga sekitar, petugas polisi hutan yang dibantu dengan warga berhasil memadamkam api. Api dipadamkan dengan cara manual, yakni dengan ranting pohon serta membuat ilaran untuk melokalisir kebakaran.

“Api sudah dapat kami padamkan. Kami juga membuat ilaran sepanjang sekitar 10 meter dari jalan dan perumahan warga untuk melokalisir api jika kebakaran kembali terjadi,” ujar Kepala RPH Kuwiran Maryono.

Ia menduga, kebakaran hutan tersebut diakibatkan karena adanya orang yang membuang putung rokok yang belum dimatikan. Sehingga api dengan cepat membesar di sekitar daun dan selasar yang kering.

Maryono juga memastikan kerugian yang diakibatkan dari kebakaran tersebut cukup kecil. Sebab, kebakaran tersebut terjadi di hutan jati yang berumur lebih dari 20 tahun.

“Tanaman jati berusia di atas 10 tahun diprediksi masih dapat bertahan jika terjadi kebakaran. Yang terbakar hanya bagian dasar hutan atau selasar saja, tidak sampai pada bagian batang atau akar tanaman,” paparnya.

Sementara, data KPH Madiun mencatat, selama memasuki musim kering pada bulan Juli lalu hingga September telah terdapat lebih dari empat kasus kebakaran hutan di wilayah KPH Madiun.

Di antaranya terjadi di BKPH Mojorayung Kecamatan Wungu, RPH Dawuhan Desa Ngadirejo Kecamatan Wonoasri, dan RPH Kuwiran BKPH Dungus Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Sedangkan, selama tahun 2011 telah terjadi 41 kasus kebakaran hutan di wilayah KPH Madiun. Dari 41 kasus kebakaran hutan tersebut, luas lahan hutan yang terbakar mencapai 85 hektare dengan jumlah kerugian yang ditanggung mencapai Rp104 juta lebih.@LI-13/ant

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty