x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Oktober untuk Simoncelli

Satu Tahun Tragedi Simoncelli akan Diperingati di Sirkuit Sepang

Kamis, 20 September 2012 09:21 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Satu Tahun Tragedi Simoncelli akan Diperingati di Sirkuit Sepang - Oktober untuk Simoncelli -

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kita masih ingat dengan tragedi 23 Oktober 2011, yang menimpa Marco Simoncelli, di sirkuit internasional Sepang, Malaysia. Pebalap MotoGP, asal Italia tersebut tewas setelah terjatuh dari motornya pada saat race masih memasuki lap-lap awal. Saat menikung ia tidak dapat mengendalikan motornya yang oleng sehingga terjatuh dan tertabrak motor dibelakangnya yang melaju kencang.

CEO Sepang International Cirkuit, Datuk Razlan mengatakan, pihaknya akan mengelar acara khusus untuk memperingati satu tahun meninggalnya Simoncelli, pada gelaran MotoGP Malaysia tahun ini di bulan Oktober.

Baca juga: Adira siapkan 1001 tiket klien nonton MotoGP Sepang Malaysia dan Jorge Lorenzo sebut Valentino Rossi kandidat kuat juara MotoGP 2014

“Kami akan ada satu peringatan khusus untuk Simoncelli pada 19 Oktober nanti. Kami akan berikan sebuah trofi yang akan kami kasih kepada Honda. Dan masyarakat bisa menyaksikan langsung penyerahan trofi tersebut,” ujar Datuk Razlan, kepada wartawan, di Hotel Le Meredien, Jakarta, Rabu (19/9).

Razlan menambahkan, pihaknya saat ini sedang mendiskusikan rencana untuk memberi nama salah satu tikungan di sirkuit Sepang, dengan nama Simoncelli. “Kami sudah punya rencana untuk mengabadikan nama Simonceli di salah satu tikungan di Sepang, tapi rencana itu masih akan kami bahas lagi,” ungkap Razlan.

Selain itu, Razlan juga menegaskan kalau pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas keamanan di sirkuit, khususnya bagi para pembalap. Namun, ia tidak membantah kalau apa yang dialami Simoncelli adalah sebuah kecelakaan.

“Saya ingin menegaskan sekaligus mengingatkan semua, bahwa kejadian yang menimpa Simoncelli bukanlah kesalahan dari sirkuit Sepang, tapi itu lebih karena sebuah kemalangan. Meski begitu kami tetap akan menaikkan kualitas sirkuit dan petugas keselamatan serta kesehatan,” ungkap Razlan.

Razlan juga berharap, apa yang menimpa Simoncelli merupakan tragedi yang terakhir terjadi terhadap pebalap MotoGP di sirkuit Sepang. “Semoga ini yang terakhir kemalangan terjadi buat para pebalap di sirkuit Sepang,” jelas Razlan.@Noviar




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty