x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Program Bapusipda Dianggap Strategis

Dianggarkan Rp 1 Miliar, DPRD Jabar Dukung Pengadaan Buku di Pesantren

Kamis, 04 Oktober 2012 00:01 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Dianggarkan Rp 1 Miliar, DPRD Jabar Dukung Pengadaan Buku di Pesantren - Program Bapusipda Dianggap Strategis - Ist/Ketua Komisi A Drs H Yusuf Fuadz

Ist/Ketua Komisi A Drs H Yusuf Fuadz

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Komisi A DPRD Jabar akan mendukung rencana Badan Perpustakaan dan Asip Daerah (Bapusipda) Jabar untuk pengadaan buku bagi kalangan pesantren.

Rencana pengadaan buku untuk 15 pesantren dengan anggaran sebesar Rp 1 miliar itu diusulkan oleh Bapusipda Jabar pada saat pembahasan Rencana Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rancangan Plafond Proyeksi Anggaran Sementara (RPPAS) untuk APBD Jabar Tahun Anggaran 2013.

Baca juga: Ini daftar 6 perguruan tinggi swasta Jabar dinegerikan tahun 2014 dan Komisi-A DPRD Jabar galau ribuan warga belum didaftar ikut nyoblos

Usulan Bapusipda Jabar tersebut didukung Komisi A. Dan hal ini merupakan langkah strategis yang dapat membawa perubahan, yang dilakukan OPD untuk kiprahnya yang dapat dirasakan keberadaan dan peran Pemprov Jabar di tengah masyarakat.

Menurut Ketua Komisi A Drs H Yusuf Fuadz saat ditemui LICOM di ruang kerjanya, Rabu (3/10/2012), anggaran Rp 1 miliar tersebut diberikan dalam bentuk buku yang diberikan kepada 15 pesantren di 15 kabupaten/kota, dengan masing-masing 1000 buku tiap pesantren.

Dalam pembahasan ini terdapat dokumen perencanaan anggaran yang memuat indikator ekonomi makro, kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan sebagai penjabaran perencanaan pembangunan tahunan daerah. Yang kemudian akan dijadikan pedoman dalam penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2013.

Menurutnya, tujuan pengadaan buku tersebut tentunya untuk kebutuhan masyarakat luas agar alokasi sumberdaya dapat digunakan secara ekonomis, efisien, efektif serta mengurangi tingkat resiko dan ketidakpastian juga tersusunya program kegiatan yang lebih realistis.

Program pengadaan buku ini, menurutnya, cukup bagus dan perlu diapresiasi dalam upaya membangunan kekuatan dan kualitas pesantren di Jawa Barat. Sehingga, nantinya akan mumpuni dalam meningkatkan ilmu pengetahuan dan pemahaman religius.

“Dengan adanya bantuan buku itu diharapkan pesantren memiliki wawasan yang luas melalui penyiapan buku-buku perpustakaan pesantren yang berkualitas, sesuai dengan tuntutan peradaban yang semakin berkembang dan meningkatnya pengetahuan. Sehingga, memerlukan langkah-langkah konkrit,” jelasnya.

Namun, kata Yusuf, keterbatasan anggaran tahun 2013 untuk Bapusipda tidak menyurutkan upaya dalam memberikan pemerataan pada pendistribusian anggaran yang dapat menyentuh kepentingan masyarakat yang lebih luas, sesuai dengan tujuan dari pembentukan rancangan penyusunan priorioritas dan plafon anggaran tahun 2013 ini. Selain itu, juga keinginan Bapusipda ingin membangun perpustakaan bertaraf Internasional dengan tercapainya satu juta buku dari 200.000 buku yang terbatas dan tersedia. “Kami salut bahwa ada sisi lain yang juga perlu disentuh dalam kehausan akan informasi di Pesantren,” tegasnya.

“Sekali lagi Komisi A mendukung dan berharap program ini berkelanjutan di masa yang akan datang. Sehingga, semua pesantren dimana tempat orang menuntut ilmu dan menempa karakter bangsa yang berakhlak mulia dapat memiliki perpustakaan yang dapat dibanggakan. @husein

 




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty