x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Pasangan IJO Unggul 51,85 Persen

Tak Puas dengan KPU, Saksi TAAT Tolak Tandatangan

Sabtu, 13 Oktober 2012 22:12 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Tak Puas dengan KPU, Saksi TAAT Tolak Tandatangan - Pasangan IJO Unggul 51,85 Persen - Ist/Penetapan DPT KPU Brebes

Ist/Penetapan DPT KPU Brebes

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dalam rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Brebes 2012, yang digelar Sabtu (13/10/2012), pasangan TAAT memperoleh 419.912 suara (48,15 persen) dan pasangan IJO memperoleh 452.120 suara (51,85 persen).

Perolehan itu dari suara sah sebanyak 872.032 suara, sedangkan suara tidak sah sebanyak 21.455 suara. Saksi dari pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Brebes, H Agung Widiantoro – Athoilah (TAAT) Nomor Urut 1, tidak bersedia menandatangani berita acara hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Brebes 2012 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Baca juga: Hari Ini, Penetapan Perolehan Suara Pilbup Brebes dan Pasangan IJO Menang Telak dengan Kantongi Suara 50,81 Persen

Agus Sutrisno, Ketua Tim Sukses Pemenangan TAAT, mengatakan kepada LICOM, saksi dari pihaknya belum bersedia tandatangan karena berbagai pelanggaran selama proses pilkada yang sudah dilaporkan tidak ada perhatian dan tindak lanjut dari Panwas.

Saat ditanya apakah akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Agus Sutrisno, mengatakan, “itu bisa saja terjadi karena itu suatu ruang yang diberikan oleh Negara, untuk menjamin demokrasi ini berjalan dengan baik, jujur dan adil”. “Maka ruang yang diberikan oleh Negara untuk mencari sebuah keadilan, akan kami manfaatkan sebaik-baiknya. Setelah penetapan calon terpilih minggu besok (14/10/2012-Red) baru kami tentukan mau ada gugatan atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, H. Masykuri, SPd, Ketua KPU Kabupaten Brebes, mengatakan, di dalam Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2010 pasal 26 ayat 3 disebutkan, dalam hal terdapat anggota KPU kabupaten/kota dan saksi yang hadir, tetapi tidak bersedia menandatangani sebagaimana dimaksud pada ayat 2, Berita Acara Rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Brebes 2012, maka ditandatangani oleh anggota KPU kabupaten/kota dan saksi yang hadir yang bersedia menandatangani.

masyarakat Kabupaten Brebes diminta untuk tidak membesar-besarkan dan mempolemikkan masalah tersebut. Karena, semua itu sudah diatur dalam ketentuan Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2010, juga diatur dalam Undang-Undang 32 Tahun 2004 perubahanya Undang-Undang 12 Tahun 2008.

“Saksi yang tidak bersedia menandatangani berita acara, kami tetap menghormati hak mereka. Itu tidak menjadi masalah dan tidak akan membatalkan proses Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Brebes 2012 ini,” tambah Masykuri. @boy

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty