x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Diduga Terlibat Korupsi Pengadaan Lahan KIR 2010

Sekda Magetan Kembali Diperiksa Kejari

Senin, 05 Nopember 2012 17:03 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Sekda Magetan Kembali Diperiksa Kejari - Diduga Terlibat Korupsi Pengadaan Lahan KIR 2010- Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Abdul Aziz

Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Abdul Aziz

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan Abdul Aziz kembali diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) dalam kasus korupsi pengadaan lahan Kawasan Industri Rokok (KIR) Bendo, Senin (05/11/2012).

Dari hasil pemeriksaan terhadap Abdul Aziz, Kejari berhasil mengantongi sejumlah bukti baru yang mengarah kuat pada anggota tim-9 lainnya untuk diserat menjadi tersangka baru.

Diketahui, Sekda Magetan merupakan Ketua Tim 9 yang mengkoordinir pembebasan lahan KIR tahun 2010 lalu.

Kasi Pidsus Kejari Magetan Iwan Winarso menyatakan, berdasarkan keterangan saksi, pihak kejari telah mengantongi idintitas anggota Tim-9 lainnya yang siap ditetapkan menjadi tersangka.

“kami sudah mendapatkan bukti bukti baru. Tapi kami masih maksimalkan dulu bukti yang ada. Secepatnya tersangka baru ini kami tetapkan,” ujar Iwan usai pemeriksaan Sekda Magetan Abdul Aziz diang tadi.

Ketika ditanya siapa yang akan lebih dahulu dijadikan tersangka, apakah Sekda Abdul Azis atau mantan Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Magetan Wahyu Amrulloh? Iwan menandaskan, bahwa keduanya tidak menutup kemungkinan bisa dijadikan tersangka.

“Bisa saja dua orang ini jadi tersangka, tinggal kita lihat peran mereka dalam konspirasi ini, apakah mereka menjalankan tupoksinya dengan benar atau tidak. Tapi kami masih dalami dulu bukti yang ada ini,” ungkap Kasi Pidsus kepada para wartawan.

Padi tadi, Sekda Abdul Azis datang memenuhi panggilan Kejari  sekitar pukul 09.00 WIB. Ia datang seorang diri tanpa didampingi kuasa hukumnya.

Selama pemeriksaan, Abdul Aziz disodori 15 oleh pennyidik. Pemeriksaan semepat diskors beberapa jam saat istirahat siang, dan baru dilanjutkan lagi sekitar pukul 14.00 WIB.

“Pertanyaan yang kami ajukan masih terkait pelaksanaan fungsi tugas pokok 4 tersangka lain yang kini telah kami tahan,” kata Iwan Winarso.

Sementara itu. Sekda Abdull Azis yang di konfirmasi terkait prihal pemanggilan ini memilih untuk bungkam.”Tanya Kejari saja ya,” jawabnya sambil menghindari wartawan.

Sebelumnya, pada 29 Oktober  lalu, Sekda Magetan Abdul Aziz juga menjalani pemeriksan di Kejari. Ketua Tim 9 (pembebasan lahan) itu  diberondong 41 pertanyaan di ajukan penyidik. Aziz dihadirkan pemanggilan saksi kunci kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Magetan telah menahan empat pejabat aktif lantaran terlibat kasus pengadaan lahan KIR senilai Rp1,6 miliar ini.

Empat pejabat itu adalah Asisten I Sekdakab Soewaji, Kabag Pemerintahan Eko Murjiyanto, mantan Kadisperindag Venlly T Nicholas (kini staf ahli) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disperindag bernama Awang.@rochman





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty