x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Warga yang Melintas Sering Jadi ‘Korban’

Awas! Jasa Derek Liar Marak di Tol Cikarang-Ancol

Kamis, 08 Nopember 2012 02:24 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Awas! Jasa Derek Liar Marak di Tol Cikarang-Ancol - Warga yang Melintas Sering Jadi ‘Korban’ - Ist/Ilustrasi Tol Cikarang-Ancol

Ist/Ilustrasi Tol Cikarang-Ancol

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Warga Bandung kerap jadi mangsa derek liar alias tidak resmi di jalan Tol Cikarang – Ancol. Bahkan, seorang warga Cilame Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengaku kesal dengan ulah derek liar yang beroperasi di jalan tol milik PT Jasa Marga tersebut.

“Baru-baru ini, kami dikerjain oleh derek yang bertuliskan Kopander (Koperasi Angkutan Derek) di sekitar Tol Cikarang – Jakarta,” kata Dar yang juga seorang karyawan swasta di sebuah perusahaan di Cimareme.

Baca juga: Percobaan penutupan Tol Semanggi I malah bikin macet dan Jasa Marga siapkan rekayasa Lalin sambut arus mudik

Menurutnya, mobil yang dibawa dengan rekannya sebenarnya tidak mogok dan masih berjalan stabil. “Tapi tiba-tiba dari samping kendaraan kami, petugas di mobil derek tersebut meneriaki kami bahwa knalpot kendaraan kami mengeluarkan api, “kata Dar.

Setelah diteriaki demikian, papar Dar, rekannyapun menghentikan kendaraan dan pihak petugas Derek pergi ke belakang kendaraan mereka dan mengutak-atik sesuatu. “Alhasil, ketika mobil akan dihidupkan kembali mesin mobil tiba-tiba mati,“ jelas Dar.

Lalu kendaraan tersebut diderek di suatu tempat. “Mereka meminta Rp 2 juta untuk biaya derek dan perbaikan,“ tandas Dar. Pada saat itu, Dar dan temannya tidak membawa uang tunai. “Mereka menitipkan kami catatan berisi nomor rekening yang diklaim milik Kopander pengelola Derek tersebut,“ tukas Dar.

Menurutnya, merekapun sudah mentransfer sejumlah uang untuk jasa derek tersebut ke nomor rekening tersebut.

Nasib yang sama dialami Ahmad warga Ujung Berung Kota Bandung. Baru-baru ini di sebuah media lokal edisi tanggal 2/11/2012 pada kolom Surat Pembaca, Ahmad memperingatkan warga agar Mewaspadai Penipuan Mobil Derek di Jalan Tol. Sama seperti yang dialami Dar dan rekannya, Ahmad dimangsa derek tersebut di Jalan Tol Ancol – Cikarang. “Saat mobil melaju dengan kecepatan sedang, tiba-tiba dari arah belakang ada mobil derek membunyikan klakson dan memberi isyarat berhenti, “tulisnya dalam Surat Pembaca itu.

Ahmad mengaku cukup panik apalagi ketika seseorang dari mobil derek bilang bahwa knalpotnya mengeluarkan api. Petugas derek  menyuruh Ahmad mematikan mobil. “Orang itupun pura-pura memperbaiki mobil dan menyuruh saya menyalakan mobil. Entah kenapa, mobil tiba-tiba mati, “tukas Ahmad.

Mobil Ahmadpun diderek dengan dalih akan dibawa ke bengkel terdekat. Setibanya di suatu tempat, ia bertemu dengan sekelompok orang dan satu mobil colt diesel, yang menurut Ahmad, bernasib sama seperti dia. “Bos derek meminta uang Rp 2 juta untuk biaya derek dan perbaikan, “tulisnya. Tawar-menawar pun terjadi, dan mentok di Rp 1,2 juta.

Menanggapi modus penipuan yang terjadi di Cikarang tersebut, pihak PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi di Pasteur Bandung kepada LICOM menyatakan bahwa wilayah tersebut merupakan tanggung jawab PT Jasa Marga Cabang Bekasi. “Tol Purbaleunyi kami pastikan aman dari praktik derek tidak resmi seperti itu, “kata Indra, Bidang Pelayanan Lalu Lintas PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi di loby kantornya, Rabu, 7/11/2012.

Menurutnya, dengan kejadian tersebut PT Jasa Marga sebenarnya sudah kecolongan apalagi lokasi penipuan tersebut berada di jalan Tol PT. Jasa Marga. “Dalam hal ini, yang berwenang untuk menjawab LICOM adalah pihak Bekasi, “ tegasnya.

Dar, korban penipuan derek tidak resmi di jalan tol PT Jasa Marga, menyesalkan ketidakprofesionalan PT Jasa Marga. “Apa gunanya plank di Jalan Tol yang menyatakan “Mobil Anda Mogok, Hubungi Derek Resmi PT Jasa Marga (Gratis. PT Jasa Marga hanya slogan doang, “ paparnya. @desmanjon

 

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty