x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Ida Budiati dan Nelson Simanjuntak Tak Ikut Sidang KPU vs Bawaslu

KPU vs Bawaslu, DKPP Jadi Mediator

Jumat, 09 Nopember 2012 13:36 WIB (1 year yang lalu)Editor:
KPU vs Bawaslu, DKPP Jadi Mediator - Ida Budiati dan Nelson Simanjuntak Tak Ikut Sidang KPU vs Bawaslu - Sidang DKPP dipimpin Ketua, Jimly Asshidiqie (foto: ichsan lensa)

Sidang DKPP dipimpin Ketua, Jimly Asshidiqie (foto: ichsan lensa)

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Dewan Kehormatan penyelenggara Pemilu (DKPP), Jumat (9/11/12) menyidangkan perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggaraan pemilu yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DKPP Jimly Asshidiqie itu dilakukan atas dasar pengaduan Badan Pengawas Pemilu dan LSM Sigma. Dalam laporannya, kedua pengadu menyatakan bahwa KPU telah melanggar kode etik karena mengabaikan rekomendasi Bawaslu untuk melakukan verifikasi faktual terhadap 12 parpol yang tak lolos verifikasi administrasi.

Baca juga: Ruhut, Bhatoegana dan Marzuki Alie gagal lolos ke Senayan dan HMI Bandung minta KPUD Indramayu & KPUD Bogor bertanggung jawab

Dalam sidang tersebut, pihak pengadu diwakili oleh Ketua Bawaslu Muhammad, dan pihak teradu diwakili komisioner KPU, Sigit Pamungkas. Ketua KPU Husni Kamil Manik tak hadir karena sedang berdinas ke luar Jakarta.

Saat membuka sidang, Ketua DKPP menyatakan bahwa DKPP saat ini memposisikan diri sebagai mediator bagi kedua pihak.

“Perlu diketahui Anggota DKPP yang kebetulan sebagai pengadu dan Teradu dalam perkara ini, yakni Sdri Ida Budhiati, Anggota Komisioner KPU dan Nelson Simanjuntak, Anggota Bawaslu, berdasarkan keputusan pleno DKPP dengan mengacu ketentuan pasal 111 UU No.15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan pemilu, untuk sementara¬† tidak dilibatkan sebagai Anggota Majelis,” jelasnya.

Sebelumnya, Bawaslu dalam pengaduannya menilai KPU tidak menghargai pihaknya sebagai salahsatu lembaga penyelenggara Pemilu. KPU dinilai tidak memiliki itikad baik memberikan informasi terkait pelaksanaan verifikasi administrasi parpol calon peserta pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD.

Bawaslu juga menuding KPU telah melanggar sumpah karena bekerja tidak sesuai payung perundang-undangan karena memundurkan jadwal dan tahapan pengumuman verifikasi administrasi. Lembaga ini dianggap tidak konsisten dalam memberikan alasan dan latar belakang penundaan pengumuman hasil verifikasi administrasi parpol.

Ketua DKPP Jimly Asshidiqie mengatakan, sidang akan dilanjutkan Selasa (13/11/12). Ia memperkirakan keputusan dapat diambil setelah tiga kali proses persidangan.@ichsan


Editor: +Khairul Fahmi

I am an inventor, a writer and wordsmith.…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty