x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Hanya Terima Rp 350 Ribu Per Tiga Bulan

Perangkat Desa Ponorogo Tuntut Tunjangan Disesuaikan UMK

Kamis, 22 Nopember 2012 12:33 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Perangkat Desa Ponorogo Tuntut Tunjangan Disesuaikan UMK - Hanya Terima Rp 350 Ribu Per Tiga Bulan- Perwakilan Perangkat Desa saat ditemuai Wakil Ketua DPRD dan Sekda Ponorogo di gedung DPRD, Rabu (21/11/2012) /Foto: Arso

Perwakilan Perangkat Desa saat ditemuai Wakil Ketua DPRD dan Sekda Ponorogo di gedung DPRD, Rabu (21/11/2012) /Foto: Arso

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Ponorogo medesak Pemerintah Daerah (Pemda) menaikan besaran Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) yang mereka terima tiga bulan sekali, sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Ketua PPDI Kabupaten Ponorogo Kasmani mengatakan, selama ini, besaran TPAPD yang diterima para perangkat desa hanya Rp 350 hingga Rp 575. “Kami meminta Pemkab Ponorogo menaikan tunjangan pendapatan kami,” kata dia, Kamis (22/11/2012).

Baca juga: Kembalikan korupsi Jasmas Rp425 juta, Caleg Golkar dijebloskan tahanan dan Merasa dilecehkan, DPRD Ponorogo ajukan interpelasi Bupati

Terkit perjuangan menaikan besaran TPAD, ratusan massa PPDI Ponorogo telah berunjuk rasa di gedung DPRD, Rabu (21/11/2012) kemarin.

Kedatangan ratusan perangkat desa itu diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Atika Banowati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono yang didampingi Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKAD) Bambang Tri Wahono.

Dalam pertemuan di gedung dewan kemarin, kata Kasmani, Kepala DPPKAD Ponorogo Bambang Tri Wahono hanya mensetujui kenaikan TPAPD sebsar Rp 50 ribu saja. Namun. pihaknya tetap mendesak agar besaran tunjangan seseuaikan dengan UMK, yaitu sekitar Rp 750 ribu.

Kata Kasamani, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Atika Banowati mengaku setuju dengan adanya permintaan tuntutan anggota PPDI untuk menaikkan TPP sesuai UMK.

Namun, pihkanya meminta peragkat juga memikirkan adanya Guru Tidak Tetap (GTT) yang juga meminta kenaikan tunjangan.

Sementara Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono ketika dimintai ketarangan terkait desakan da tuntutan PPDI yang inginĀ  menanyakan masalah kenaikan TPP itu, enggan berkomentar.@arso

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty