x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Kejari "Keok" di Sidang Praperadilan

Empat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi KIR Magetan Bebas!

Selasa, 27 Nopember 2012 00:43 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Empat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi KIR Magetan Bebas! - Kejari "Keok" di Sidang Praperadilan - Para PNS Megetan menyambut gembira putusan majelis hakim praperadilan /FOTO: rochman-licom

Para PNS Megetan menyambut gembira putusan majelis hakim praperadilan /FOTO: rochman-licom

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Kawasan Industri Rokok (KIR) Bendo, Magetan yang beberapa pekan mendekam dipenjara Rutan Magetan akhirnya bebas, Senin (26/11/2012).

Mereka kembali menghirup udara bebas setelah majelis hakim tunggal sidang praperadilan mengetuk palu mengabulkan tuntutannya.

Dalam putusanya, majelis hakim Budi Ariyono SH menyatakan, proses penyidikan dan penahanan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Megetan terhadap tersangka Asisten 1 Suwaji, Kepala Bagian Pemerintahan Eko Muryanto, staff ahli bidang politik dan hukum Venlly T Nicholas serta PPK Disperindag Awang Arfiani dalam dugaan korupasi KIR Bendo tidak sah.

“Berdasarkan pasal 1338 Perdata KUHP maka MOU yang terjalin antara Kejaksaan, Polri da KPK akan menjadi UU bagi ketiganya, sehingga penyidikan yang sah adalah penyidikan yang dilakukan oleh Polres Magetan dengan tersangka Wiji Suharto dan Yudi Suharto. Sedangkan penyidikan yang dilakukan oleh Kejari tidak sah karena kejasaan hanya sebagai penentu sah tidaknya penyidikan yang dilakukan Polres, bukan sebagai penyidik kasus yang sama,” kata Budi Ariyono di Pengadilan Negeri Megetan.

Diketahui, sebelum Kejari Magetan menyidik dan menahan tersangka, kasus dugaan korupasi pengadaan lahan ini sebenarnyadalam penyelidikan Polres Magetan.

Namun,  Kejari tiba-tiba overlaping dengan menyidik dan menahan empat tersangka tersebut.

Dengan demikian, empat tersangka yang merupakan pejabat aktif Pemkab Magetan itu bebas demi hukum. Sedangkan penyidikan kasus KIR oleh Kejari Magetan juga dihentikan.

Kuasa hukum empat tersangka Indra Priangkasa H menyambut gembira putusan hakim. “Kami berharap agar kejaksaan mematuhi putusan hakim dan selambat lambatnya besok (27/11) klien kami dibebaskan dari Rutan Magetan,” ujar Indra.

Sementara itu. Tim penyidik Kejari Magetan langsung menghilang dari kejaran wartawan usai mendengar putusan hakim.@rochman





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty