x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Trick Art Japan Exhibition

Pelukis Jepang Pameran Karya Seni Tiga Dimensi di Jakarta

Rabu, 05 Desember 2012 11:28 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Pelukis Jepang Pameran Karya Seni Tiga Dimensi di Jakarta - Trick Art Japan Exhibition - Jumpa Pers jelang pameran Trick Art 3D (rudi)

Jumpa Pers jelang pameran Trick Art 3D (rudi)

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kenju Kazumune, pelukis asal Yamagata, Jepang disponsori PT Trimitra Sukses Mandiri menggelar pameran karya seni tiga dimensi bertajuk `Trick Art Japan Exhibition` di West Mall lantai 5, Grand Indonesia, Jakarta, mulai 2 Desember–3 Februari 2013.

Trick Art dikategorikan sebagai seni yang memanfaatkan manipulasi daya pandang manusia yang sering disebut sebagai optical illusion. Dengan perpaduan warna, perspektif serta teknik pencahayaan yang detail terciptalah efek 3D mencengangkan yang terbentuk dari rangkaian lukisan pada objek datar.

Tercipta di Jepang pada tahun 1980, Trick Art memanfaatkan tiga unsur utama dalam penciptaan ilusi penglihatan. Ilusi geometri yang mengacu pada konsep struktur benda, ilu physiological yang merupakan proses antara otak dan mata serta ilusi yang mengedepankan rasa dan alasan yakni ilusi psychology.

Konflik antara tiga ilusi ini menciptakan sudut pandang, perasaan dan akhirnya timbul apresiasi baru dan mengejutkan dalam melihat sebuat karya pada objek datar.

Sebagai pencinta karya seni lukisan dari era renaissance, Kenju memiliki impian yang besar terhadap apresiasi seni lukis. Setelah mendirikan SD Corporation tahun 1987 yang menaungi para seniman, ia berhasil mempopulerkan seni lukis dan menarik perhatian banyak orang hinga saat ini. Sekitar 20 juta orang telah menikmati karya seni kumpulan SD Corporation.

Usaha Kenju ini membuahkan beberapa apresiasi dan penghargaan internasional, seperti didaftarkannya Trick Art dalam karya dunia oleh Galeri Uffizi di Italia dan World Peace Foundation (WPF) memberikan penghargaan World Peace Prize of Art.

Bahkan, tahun 2004 Kementerian Luar Negeri Jepang membantu memperkenalkan pameran Trick Art ke 180 negara di dunia. Trick Art ini juga sebagai wadah edutainment yang menyenangkan, mengundang partisipasi penuh pada pengunjung untuk menyentuh dan memotret diri dengan karya-karya tersebut. Sebanyak 20 karya Kenju dapat dinikmati di Grand Indonesia, Jakarta ini.

Eksibisi karya seni tiga dimensi ini diharapkan dapat menarik perhatian beberapa komunitas besar di Indonesia. Dengan membayar tiket masuk Rp 50.000 para komunitas seperti fotografi, cosplay, pelajar dan penggemar Trick Art bisa berfoto-foto sekaligus menikmati karya seni unik ini, sekaligus mendorong berkembangnya seni Trick Art di Indonesia. @Rudi

 





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty