x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Bagi-Bagi Stiker Kepada Pengguna Jalan

Pegawai Kejari Bojonegoro Kampanye Anti Korupsi

Kamis, 06 Desember 2012 19:10 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Pegawai Kejari Bojonegoro Kampanye Anti Korupsi - Bagi-Bagi Stiker Kepada Pengguna Jalan - Pegawai Kejari Bojonegoro bagi stiker anti korupsi /foto: bb

Pegawai Kejari Bojonegoro bagi stiker anti korupsi /foto: bb

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sekitar 30 pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro turun ke jalan melakukan kampanye anti-korupsi.

Sebagai bentuk peringatan terhadap Hari Anti Korupsi Se-Dunia yang jatuh pada Minggu 9 Desember 2012, di sepanjang jalan protokol, seperti di Alon-alon, Jalan Untung Suropati dan Jalan Kartini mereka membagi-bagikan seribu stiker berisi seruan anti-korupsi.

Baca juga: Kejari Bojonegoro perpanjang penahanan dua tersangka korupsi Mebel dan Tak kembalikan uang korupsi 4,3 miliar, harta Santoso dilelang

Dengan berseragam lengkap, para pegawai korps adyaksa ini dengan ramah memberikan stiker yang bertuliskan “Bersihkan Negeri Ini dari Para Koruptor”, “Hidup akan Terasa Indah dan Lebih Bermakna Tanpa Korupsi” kepada setiap pengguna jalan.

Pantauan LI.COM, pembagian stiker dibagi dua wilayah yang dikomando Kasi Pidana Khusus (Pidsus) dan Kasi Pidana Umum (Pidum).

Pembagian di sekitar Alun-alun, di depan kantor Satlantas dan Gedung Wanita, dipimpin Kasi Pidsus Musleh Rahman.

Sedangkan di perempatan Jalan Untung Suropati, Panglima Polim serta pertigaan Jambean dipimpin Kasi Pidum Rahmad Wahyu Wijayanto.

“Pembagian stiker anti korupsi ini merupakan bentuk penyadaran kepada masyarakat agar turut peduli dalam pemberantasan korupsi yang saat terus menggejala,” Kasi Pidsus Musleh Rahman.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro Tugas Utoto mengatakan, Hari Anti Korupsi sedunia menjadi bagian dari peringatan bagi aparat Pemerintah dan masyarakat akan pentingnya membiasakan budaya tidak menyimpang. “Kita mesti terapkan itu,” katanya singkat.

Mantan Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Papua ini menyebutkan bahwa saatnya aparat penegak hukum konsisten dengan pekerjaannya. Paling tidak, ini sebagai upaya meningkatkan martabat aparat di mata masyarakat.@hidayat

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty