x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Siap Ajukan Eksepsi

Kuasa Hukum Rois Al Hukama Anggap JPU Ragu Ajukan Tuntutan

Selasa, 11 Desember 2012 17:19 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Kuasa Hukum Rois Al Hukama Anggap JPU Ragu Ajukan Tuntutan - Siap Ajukan Eksepsi - Terdakwa Rois Al Hukama ketika menjalani sidang (dhimas)

Terdakwa Rois Al Hukama ketika menjalani sidang (dhimas)

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sidang kedua kasus kerusuhan Sampang, Madura, dengan terdakwa M. Rois Al-Hukama Pengadilan Negeri (PN) kembali di gelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa(11/12/2012), dipimpin hakim ketua Mustofa. Sementara itu, tiga jaksa yang menyidangkan Rois berasal dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Dalam sidang kasus ini jaksa penuntut umum terlihat masih ragu dan tidak bisa memastikan perbuatan mana yang dari terpidana lakukan. Hidayat selaku kuasa hukum Rois al Hukama mengajukan eksepsi. “Kami mengajukan keberatan dalam sidang ini karena tidak lengkapnya dakwaan yang diajukan penuntut umum, karena sifatnya kabur,” kata Hidayat, Selasa (11/12/2012).

Baca juga: Pengadilan Negeri Surabaya lumpuh gara-gara Panitera mogok kerja dan Divonis ringan, Ketua RT tertawa ngakak saat keluar sidang

“Terdakwa dalam kasus ini didakwa tiga pasal berlapis pembunuhan, penganiayaan, pengeroyokan. Ini semuanya tidak pernah dilakukan terdakwa. Bahkan saat kejadian, terdakwa sedang berada di rumah bersama aparat keamanan, sehingga dakwaan ini tidak ada korelasinya,” tegas Hidayat selaku kuasa hukum Rois.

Sementara itu, usai menjalani sidang Rois yang mengenakan kemeja putih serta mengenakan kopiah berwarna hitam tampak tegar ketika meninggalkan ruang sidang. “Saya tidak tahu tentang semuanya itu, sudah saya serahkan pada kuasa hukum saya, dan saya bukan pemimpin sunni,” ujarnya singkat sembari meninggalkan ruang sidang Cakra dengan pengawalan petugas pengadilan negeri Surabaya.

Sekedar diketahui, Rois dijerat dakwaan berlapis. Yakni, Pasal 338 tentang pembunuhan, Pasal 170 tentang pengeroyokan, dan Pasal 354 Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. @dhimasprasaja




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty